Jubir: Presiden Jokowi Prihatin Penangkapan Hakim MK

@Rayapos | Jakarta: Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi Sapto Prabowo mengatakan bahwa kasus dugaan menerima suap pengujian materi Undang-undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan yang menjerat Patrialis Akbar membuat Presiden Joko Widodo prihatin.

“Tentu menjadi keprihatinan semua termasuk presiden, karena mahkamah konstitusi ini kan sebagai benteng terakhir konstitusi dalam kaitan dengan hukum. Presiden prihatin, sangat prihatin,” ujar Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/1).

Ia menambahkan, Presiden mengapresiasi ketegasan KPK yang secara konsisten dan terus menerus melakukan upaya penegakan hukum dalam kaitan dengan pemberantasan korupsi.

Terkait penangkapan Hakim MK ini, Johan mengaku hingga saat ini pemerintah belum menerima surat pemberhentian sementara terhadap Patrialis. Jika surat tersebut sudah diterima, maka Kepala Negara akan menginstruksikan pergantian hakim.

“Tentu pada waktunya nanti kalau ada keputusan tentang status hakim konstitusi yang jadi tersangka oleh KPK, presiden akan melakukan pergantian,” tukasnya.[*]

Comments

comments

LEAVE A REPLY