Wagub DKI Sandiaga Uno (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Penanganan Kali Item Kemayoran terekspos media asing Channel News Asia. Laporan berjudul Jakarta covers up ‘stinky, toxic’ river near Asian Games village itu muncul pada Jumat (20/7/2018) lalu. Mendengar hal ini, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno berusaha tetap percaya diri.

Sandi juga meyakinkan Ketua INASGOC Erick Tohir dan Menko PMK Puan Maharani untuk tidak terlalu memusingkan kritik media negara tetangga.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Erick, Bu Puan. Bu puan tanya, ‘Bagaimana ini media asing?’ Saya bilang don’t worry Bu Menko, Pak Erick, kita tidak akan terpecah belah karena ini. Kita buktikan ke dunia luar kita akan deliver the best Asian Games ever,” ucap Sandi di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (24/7/2018).

Baca juga:

Suhu di Jepang 41,1 Derajat Celcius, 77 Orang Tewas

Nyaleg DPR RI, Katon Bagaskara Diusung PDIP

Barcelona Tegaskan Dembele Bertahan di Nou Camp

Sandiaga juga mengatakan tetap akan mengoperasikan kafetaria di pinggir Kali Item. Nantinya sekitar tujuh ribu atlet dari berbagai negara akan sarapan, makan siang, dan makan malam di kafetaria itu.

Dia mengklaim kafetaria di kawasan Kali Item tetap higienis meski sudah jadi sorotan media massa asing karena kotor dan bau menyengat.

“Kita sudah buktikan kemarin kita lakukan double-triple protection karena nanti di samping Kali Item akan dijadikan tempat breakfast dan lunch dan dinner, kafetaria dibangun di situ,” ucap Sandi.

 

Seperti diketahui, Pemprov DKI telah memutuskan untuk membalut Kali Item di dekat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Utara dengan kain jaring hitam karena bau tak sedap.

Banyak yang mengkritik keputusan tersebut, salah satunya media asal Singapura Channel News Asia.

Gubernur DKI Anies Baswedan sempat geram dengan kritik tersebut dan meminta para kritikus turun ke lapangan. “Saya harap yang membantu untuk kita menyelesaikan, lihat ke sini. Jangan hanya duduk di ruangan AC yang jauh dari lapangan,” ucap Anies di sekitar Kali Item, Sabtu (21/7/2018).

BAGIKAN