Kolase: Rayapos / DWO

@Rayapos | Jakarta – Kelihatannya, Kapitra Ampera tidak suka Prabowo Subianto jadi Capres. Dia mengatakan, GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) Ulama mendukung Prabowo Subianto, dan dia kecewa. Jika GNPF Ulama tidak mendukung Habib Rizieq, maka dia akan dukung Jokowi.

Dari dinamika politik ini, bisa diterjemahkan begini: GNPF Ulama yang dulu menyerang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait agama, akhirnya kini jadi pemain politik. Meskipun dulu sudah diduga banyak orang, tapi saat itu belum terang-benderang.

Sedangkan, sikap politik Kapitra yang dulu tokoh Gerakan 212, kini tidak sejalan dengan GNPF. Bukan saja karena dia sudah di-Caleg-kan PDIP dan dia mau. Tapi, sebagai pengacara Habib Rizieq, dia merasa harus membela Habib Rizieq. Walaupun keputusan GNPF mendukung Prabowo sudah bulat.

Pernyataan Kapitra tentang ‘kemungkinan’ mendukung Jokowi, merupakan harga dari dia di-Caleg-kan PDIP.

Kapitra mengatakan: “‎Kalau (GNPF) tetap mencalonkan Prabowo dan tidak ada partai politik yang mencalonkan HRS (Habib Rizieq Shihab), saya akan pilih yang lain, saya dukung Jokowi,” ujar Kapitra di Jakarta, Minggu (29/7/2018).

“Saya konsisten dari awal mendukung HRS jadi presiden, meskipun partai saya mendukung Pak Jokowi,” ucapnya.

Kapitra lebih memilih Jokowi dibanding Prabowo agar roda pemerintahan tidak mengulang kembali‎ dari awal. Hanya tinggal meneruskan program yang telah dijalankan Jokowi selama lima tahun ini.

“‎Pilih Jokowi agar tidak mulai dari awal. Kita akan mengawasinya dengan ketat, dengan monitoring lebih ketat lagi,” katanya.

Baca Juga:

Lagi, Ayah Perkosa Anak Saat Mandi

Parfum untuk Kali Bau Busuk Jakarta Bernama DeoGone

“Tuh, Kan… Incess Bilang Juga Apa? Sold Out…”

Sebelumnya, forum Ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) telah memutuskan rekomendasi calon presiden dan wakil presiden 2019.

Dalam forum yang digelar sejak Jumat lalu itu GNPF merekomendasikan Parabowo Subianto sebagai Calon Presiden dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri atau Ustaz Abdul Somad sebagai calon wakil presiden.

“Peserta Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional sepakat untuk merekomendasikan Prabowo Subianto-Al Habib Salim Segaf Al-Jufri dan Prabowo Subianto-Ustaz Abdul Somad Batubara sebagai calon presiden dan calon wakil presiden,” ujar Ketua Umum GNPF, Yusuf Martak. (*)

BAGIKAN