Artis Cut tari dan Luna Maya

@Rayapos | Jakarta – Kasus video porno artis Cut Tari dan Luna Maya bersama Ariel belum berakhir. Meski Ariel sudah menjalani hukuman penjara 3,5 tahun, namun dua artis wanita tersebut hingga kini masih berstatus tersangka di kepolisian.

Melihat kenyataan ini, Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) berinisiatif meminta Polri mengeluarkan surat pemberitahuan penghentian penyidikan (SP3) di kasus Luna Maya-Cut Tari, yang sudah mengendap bertahun-tahun di kepolisian.

Salinan praperadilan tersebut ditandatangani oleh Kurniawan Nugroho selaku pemohon. Praperadilan tersebut kini sudah masuk PN Jaksel dan sidangnya dipimpin oleh hakim Florenssani Susanti.

Baca juga:

FOTO: Cantiknya “Penjaga Mobil” di GIIAS 2018

Pasangan Jokowi-Moeldoko Dinilai Mampu Wujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia

PSI: Prabowo Mau Pake Sandal Jepit Tetap Nggak Sederhana

Nugroho meminta hakim praperadilan menghentikan kasus dua wanita cantik ini di skandal video porno Ariel.

“Menyatakan secara hukum para termohon telah menghentikan penyidikan secara sah dan berdasar hukum terhadap tersangka Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M dan Luna Maya Sugeng,” tulis Nugroho dalam salinan yang diperoleh pada Jumat (3/8/2018).

Dalam permohonan itu juga memerintahkan termohon 1 (Polri) untuk memberitahukan penghentian penyidikan terhadap tersangka Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M dan Luna Maya Sugeng kepada Penuntut Umum (Termohon II) dan tersangka Cut Tari Aminah binti Joeransyah M dan Luna Maya Sugeng atau keluarganya.

“Memerintahkan para termohon untuk merehabilitasi nama baik Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah dan Luna Maya Sugeng,” tulisnya dalam salinan permohonan.

BAGIKAN