keith-richards-mick-jagger

@Rayapos | Jakarta- Gitaris Rolling Stones, Keith Richards memang sering mengina temannya, Mick Jagger. Kali ini, ia menyempatkan diri untuk meminta maaf atas ucapannya yang tak mengenakkan terkait kehidupan Jagger.

Permintaan maaf itu ia tuangkan di Twitter pada Kamis (1/3/2018).

“Saya sangat menyesalkan komentar yang saya buat tentang Mick di WSJ yang benar-benar keluar batas,” tulis @officialKeef.

“Saya tentu saja meminta maaf kepadanya secara langsung,” tuturnya.

Pernyataan itu datang setelah Richards melontarkan kalimat kritikannya terhadap Jagger. Ia menghina Jagger yang memiliki anak kedelapan di usia 73 tahun.

“Sudah waktunya (vasektomi). Anda tidak bisa menjadi ayah pada usia itu. Anak-anak malang,” katanya dalam wawancara bersama Wall Street Journal.

Ketegangan antara dua teman band ini pertama kali terkuak di tahun 1985. Setelah Jagger merilis album solo perdananya dan menolak tur bersama Rolling Stones.

Pada saat itu, Jagger juga dilaporkan mempertimbangkan solo tur.

“Saya sangat yakin Mick tidak akan berani tur tanpa Stones,” kata Richards tahun 1985 silam.

“Itu adalah tamparan keras untuk kami (Rolling Stones). Itu hukuman mati,” sindirnya.

Tetapi Jagger sama sekali tidak menyesal. Ia secara terang-terangan mengatakan kelakuan Richards hanya menambah besar masalah.

“Dia selalu marah ketika saya mengatakan sesuatu meski itu bagus. Saya pikir seseorang harusnya diizinkan memiliki sisi artistik sendiri selain menjadi bagian dari Rolling Stones,” ujar Jagger.

“Saya mencintai Rolling Stones, itu luar biasa dengan berbagai musik yang diciptakan. Tapi tidak mungkin di usia saya dan setelah menghabiskan banyak waktu itu menjadi satu-satunya yang terjadi di hidup saya,” paparnya.

Pun begitu, keduanya selalu menemukan jalan untuk akur ketika berada di atas panggung. The Rolling Stones yang terbentuk di tahun 1962, selalu didukung oleh duo penyanyi dan gitaris klasik, Richards dan Jagger. Bakat mereka layaknya magnet yang menjadikan Rolling Stones tetap hidup hingga saat ini.