ilustrasi penembakan

@Rayapos | Jakarta – Deni Hidayat nekat menembak istrinya dengan senjata airsoftgun hingga tembus dada dan paha. Deni tega menembak Y (istri Deni) karena emosi dimarahi.

Y memarahi Deni karena kesal melihat sang suami nongkrong dan minum-minum dengan  temannya.

Cek cok antar pasutri ini hingga memicu penembakan terjadi pada Minggu (9/9/2018). Pasutri ini diketahui tinggal di Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca juga:

Truk Lindas Orang di Kamal, Polisi: Tujuannya Antar Pasir Ke Pulau Reklamasi

Lindas Warga Hingga Tewas, Truk di Kamal Dirusak Massa

Ulama Bersalawat di Panggung Klub Malam Bali, Dikelilingi Wanita Seksi

Salah seorang saksi, Muhammad Samin (45), kakak kandung korban menjelaskan, kejadian yang menimpa adiknya itu, diawali saat korban hendak pulang dari kantornya.

“Adik saya minta dijemput sama suaminya. Katanya suaminya dia nggak bisa anter karena nggak tidak enak badan. Malah disuruh pulang naik gojek,” ujar Samin dikonfirmasi, Selasa (11/9/2018).

Sesampainya dirumah, Y melihat suaminya sedang tertidur. Karyawati supermarket ini marah. Sang suami yang mendengar ocehan sang istri terbangun, dan langsung pergi keluar rumah untuk nongkrong bersama temannya.

Sang istri kemudian menyusul suami ke lokasi dimana suaminya nongkrong. Saat bertemu dengan suaminya, adu mulut antara kedua tidak terhindari.

Sang istri yang saat itu sedang kalap, menendang motor suaminya yang sedang terparkir hingga jatuh.

“Motornya didorong hingga jatuh. Dia malah mikirin motornya daripada jemput istrinya,” ujar Samin.

Ketika Deni melihat motor kesayangannya terjatuh, ia emosi. Langsung Deni mengeluarkan pistol airsoftgun dari pinggangnya dan diarahkan ke Y.

Tanpa ragu, Deni menembak istrinya sendiri.

“Pertama nggak kena, kena pintu. Terus dikejar baru kena adik saya di dada dan paha kanannya itu. Saat ditembak itu dia nggak langsung jatuh atau pingsan, dia kesakitan sambil nahan badannya, suaminya langsung kabur,” ujar Samin.

Sementara sang suami, usai melakukan aksinya langsung beranjak pergi dari lokasi.

Warga sekitar pun datang menolong Y dan membawanya ke rumah sakit Puri Media, Jakarta Utara.

Sesampainya di rumah, Deni diketahui kembali mengamuk dan mengacak ngacak kamar seperti mencari sesuatu yang berharga. Usai menemukan apa yang dicarinya, Deni menghilang.

“Yang nolongin temen-temen pelaku. Suaminya malah ngamuk lagi ke atas kamarnya ngacak ngacak kamar. Terus dia kabur atau engga saya nggak tau ya, cuma ya pas adik saya dibawa temennya ke Puri Medika, nggak ada yang tau pihak keluarga kemana,” ujar Samin.

Pihak keluarga sang istri kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Utara.

Untuk sang korban Yunita, kondisinya saat ini masih terbaring di RSUD Koja, setelah dirujuk dari RS Puri Medika.

“Dia masih terbaring di RSUD Koja. Pelurunya masih ada, belum diambil, belum dioperasi. Tapi masih sadar kok,” ujarnya.