Kepala Instalasi Kedokteran Forensik, Kombes Pol Edy Purnomo (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Sebanyak 7 kantong jenazah penerbangan JT-610 yang jatuh di perairan Kerawang, Jawa Barat, sudah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara (Polri) Jakarta Timur dari RS JITC Tanjung Priuk, Jakarta Utara.

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik, Kombes Pol Edy Purnomo mengatakan, 7 kantong jenazah tersebut langsung dimasukan ke dalam freezer tempat penyimpanan mayat sementara. Sebab proses pemeriksaan baru bakal dimulai besok pagi, Selasa (30/18/2018).

Baca juga:

Situs Swedia Rekam Lion Air JT 610 Menukik Turun Sebelum Hilang Kontak

VIDEO: Potongan Kaki Diantara Serpihan Lion Air JT-610

“Kantong jenazah saat ini langsung dimasukan freezer, pemeriksaanya baru besok,” kata Edy di ruang transit jenazah, RS Polri, Jakarta Timur, Senin (29/10/2018).

Dari sini, dia meminta sejumlah keluarga korban untuk bersabar karena proses pencarian masih dilakukan. Ia juga mengimbau agar para keluarga korban segera mendatangi posko Ante Mortem di ruang Disaster victim investigation (DVI).

Disitu kata dia, akan dilakukan proses identifikasi yang sudah dibuka mulai hari ini di gedung Sentra Visum RS Bhayangkara.

“Keluarga korban menghubungi tim Ante Mortem, agar bisa melakukan indentifikasi terhadap korban yang ada, karena hari ini, mulai hari ini sudah dimulai,” kata Dia.

Terkait 7 kantong jenazah yang sudah tiba, Edy belum bisa menjelaskan terdiri dari berapa mayat, sebab kata Edy, pihaknya tidak bisa langsung melakukan pemeriksaan. Menurutnya pemeriksaan jenazah tidak boleh dilakukan dengan tergesa-gesa.

“Karena pemeriksaan tak boleh segera. kedua adalah pemeriksaan harus lebih teliti jadi jangan tegesa gesa,” pungkasnya.

BAGIKAN