@Rayapos | Jakarta – Menggandeng komunitas Generasi Muda Desa Nusantara, Kemenpora RI menyelenggarakan pelatihan kader pemuda anti narkoba di Provinsi Banda Aceh dengan mengusung tema “Bahaya Narkoba dan Pencegahannya”.

Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung hingga 23 September itu akan berlangsung di lima kabupaten berbeda seperti Kabupaten Aceh Jaya, Bireun, Banda Aceh, Pidie serta Kabupaten Pidie Jaya

Kabupaten Aceh Jaya menjadi wilayah pertama pelatihan tersebut. Dibuka langsung Wakil Bupati Aceh Jaya, Teuku Yusri Sofyan, kegiatan ini diikuti lebih dari 200 peserta.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati kembali menekankan bahwa pemberantasan narkoba harus ditanggulangi bersama. Tidak hanya pemerintah, tapi generasi muda juga harus berperan aktif mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan barang haram ini.

“Narkoba ini perilaku setan yang diharamkan agama. Pemerintah daerah Aceh Jaya harus bersinergi dengan pemuda anti narkoba untuk menanggulanginya,” ungkap Teuku Yusri Sofyan.

Baca Juga:

17 Poin Pakta Integritas Prabowo-Ijtimak Ulama, Ada Soal Habib Rizieq

Buka Tutup Tol Jakarta-Cikampek Dimulai Tadi Malam

Pelatihan ini akan digelar di dua lokasi berbeda yakni di Aula Setdakab lama dan Aula Serba Guna Kecamatan Jeunib. Jadi total peserta kegiatan yang diinisiasi Kemenpora RI ini berjumlah 400 orang.

Asisten Deputi bidang Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora, Arifin mengatakan bahwa pelatihan di lima kabupaten tersebut merupakan tindaklanjut dari Pengukuhan Kader Inti Anti Narkoba yang dilaksankan awal bulan September lalu.

“Ini (pelatihan) adalah rangkaian pasca Pengukuhan 200 Kader Inti Anti Narkoba yang sudah dikukuhkan pada 4 September lalu. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan edukasi ke masyarakat, terutama pemuda Aceh tentang bahaya narkoba,” tukas Arifin.

BAGIKAN