Kerjasama dengn TICMI, Unsrat bakal hadirkan kurikulum tentang pasar modal

Prof Ellen Kumaat, Rektor Universitas Sam Ratulangi (foto: Rayapos.com/EDWIN HUWAE)

@Rayapos.com | Manado: Pasar modal bakal masuk dalam kurikulum kampus Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Kerja sama antara Unsrat dengan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) melalui PT Indonesian Capital Market Electronic Library mampu memberikan pemahaman sejak dini kepada mahasiswa tentang dunia pasar modal,” ujar Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof Dr Ellen J Kumaat, Jumat (21/4/2017).

Dia mengatakan kerja sama yang dijalin ini, menyangkut sektor pendidikan pasar modal untuk kalangan mahasiswa dan Universitas Sam Ratulangi pun menjadi universitas ke-25 yang menjalin kerja sama dengan TICMI dalam hal pendidikan pasar modal.

“Ini yang ke-25, lainnya sudah mulai pengajaran. Ini untuk mahasiswa, secara mandiri dari universitas melakukan pengajaran sehingga kami hanya berikan fasilitas,” jelasnya.

Melalui kerja sama ini, pelajaran pasar modal diharapkan dapat masuk ke dalam kurikulum pada tingkat universitas. Bahkan, pelajaran ini nantinya akan masuk ke dalam Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS).

Ini sudah dirancang dari tahun lalu agar memasukkan pasar modal ke dalam kurikulum perguruan tinggi. Salah satunya adalah (Universitas) Sam Ratulangi agar dapat memanfaatkan dalam pelajaran.

“Ini nanti akan diberikan sertifikasi WPPE (Wakil Perantara Perdagangan Efek) bagi yang lulus ujian . Kurikulum adalah untuk belajar mengajar, untuk kegiatan UTS-nya,” ungkapnya.

Dengan begitu, hal ini nantinya dapat berdampak positif pada perkembangan pasar modal ke depannya.

“Kami memiliki jumlah mahasiswa sekitar 28.000 mahasiswa dan jumlah dosen 1650 dosen. Ini kerjasama yang baik karena kami miliki SDM yang banyak dan diharapkan dapat berdampak pada peningkatan pengetahuan terhadap perguruan tinggi,” pungkasnya.

Comments

comments