Foto: Rayapos/Arfa

@Rayapos | Jakarta – Setelah terpilih sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, Ketua Umum KONI Sumatera Utara, Jhon Ismadi Lubis, mengungkapkan bahwa venue yang akan digunakan sudah berjalan 70 persen.

“Infrastruktur di Sumatera Utara mencapai 69 persen, 11 persen merupakan renovasi prasarana lama, dan 20 persen adalah bangunan-bangunan baru, termasuk stadion utama yang berada di Kuala Namu,” kata Jhon Ismadi Lubis, Selasa (24/4/2018).

Pada gelaran PON 2024 menadatang, Jhon menerangkan pihaknya telah membagi jumlah cabang olahraga, yaitu 28 cabang di Aceh dan 28 di Sumut.

“Itu adalah cabang-cabang olahraga utama dan cabang olahraga ekshibisi yang ada di PON 2016 di Jawa Barat,” kata Jhon.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf, mengatakan provinsinya telah menyiapkan infrastruktur olahraga mencapai 70 persen yang telah terverifikasi oleh KONI Pusat.

“Dua belas persen merupakan bangunan renovasi ringan dan 18 persen adalah bangunan baru yang akan dipakai dalam Pekan Olahraga Daerah,” kata Muzakir.

Seperti diketahui, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), resmi menetepkan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara sebagai tuan tumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Penetapan ini dilakukan melalui mekanisme voting (pemungutan suara) yang berasal dari 34 provinsi KONI se-Indonesia (peserta PON), pada Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) di Jakarta, Selasa (24/04/2018).

Aceh-Sumut menghadapi dua calon lainnya yakni nomor urut satu Kalimantan Selatan dan nomor urut dua Bali-Nusa Tenggara Barat.

Nomor urut satu menjadi peringkat ketiga dengan suara terkecil, nomor urut dua ranking kedua, dan Aceh-Sumut menjadi provinsi terpilih.

Aceh-Sumut memeroleh hasil suara terbanyak 24 pemilih, disusul Bali-NTB 8 suara, dan Kalsel 2 suara.