PB ABTI tinjau persiapan venue Bola Tangan di GOR POPKI, Cibubur | Foto: Rayapos/BINTANG

@Rayapos | Jakarta – Pertandingan cabang olahraga Handball pada Asian Games XVIII tinggal tiga hari lagi. Segala persiapan terkait venue di GOR POPKI, Cibubur terlihat sudah banyak perombakan.

Melalui pantauan Rayapos.com, Jumat (10/8/2018), pemasangan fasilitas sudah terlaksana dengan baik. Terlihat beberapa fasilitas telah disesuaikan dengan standar internasional.

Di dalam gedung utama yang memiliki luas 5000 km persegi ini sudah dilengkapi dengan beberapa ruangan penunjang. Beberapa diantaranya adalah ruang broadcasting, ruang vip, kamar mandi yang telah direnovasi, dan ruangan penanganan pertolongan pertama.

Tidak hanya itu saja, fasilitas pelengkap untuk pertandingan juga turut diperbarui. Seperti papan skor digital dan bangku penonton yang lebih rapih. Bahkan di sisi pojok sebelah kiri bangku penonton terdapat mesin untuk mencharge telepon genggam.

Meskipun terlihat sempurna, tetap masih terdapat kekurangan dalam fasilitas tersebut. Salah satunya adalah pijakan tempat pertandingan berlangsung (flooring).

Ketua umum Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI), Mayjen Dodi Usodo menilai lantai tersebut belum layak dipakai. Menurutnya, masih terdapat ujung sambungan yang belum menyatu.

Baca Juga:

Begini Tanggapan Erick Thohir Soal Spanduk Salah Cetak

INASGOC Siapkan Strategi Antisipasi Cabor Sepi Penonton

Garis-garis pada pijakan tersebut, lanjut dia, dikhawatirkan jika sering diinjak nantinya flooring menjadi tidak rata.

“Permasalahan flooring ini dari tiga hari yang lalu belum terpasang. Padahal saya sudah meminta dua minggu yang lalu untuk cepat dipasang, kenapa? Karena saya ingin kejar ini,” ungkap Mayjen Dodi.

Terkait hal ini, Dody mengaku sudah berkirim surat kepada INASGOC. Ia ingin para atletnya dapat segera mencoba lapangan.

“Masalah floring ini menurut pelatih kepala tidak apa-apa. Namun tetap saja yang memutuskan layak atau tidaknya adalah technical delegate sendiri,” pungkasnya.