Pemimpin Korea Selatan Kim Jong Un

@Rayapos | Seoul – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un disebut akan segera berkunjung ke Seoul, Korea Selatan (Korsel). Rencana kunjungan bersejarah Kim Jong-Un ini diumumkan Presiden Korsel Moon Jae-In di tengah mandeknya perundingan nuklir antara Korut dan Amerika Serikat (AS), sekutu Korsel.

Seperti dilansir AFP, Kamis (1/11/2018), dalam pertemuan ketiga antara Moon dan Kim Jong-Un pada September lalu, kedua pemimpin menyepakati bahwa Kim Jong-Un akan mendatangi Seoul ‘dalam waktu dekat’ tanpa memberikan waktu pasti.

Baca juga:

Timses Jokowi Curiga Prabowo Jalankan Money Politic ke Emak-Emak

PSI Sebut Mesin Politik Prabowo Bakal Mati Total, Ini Maksudnya

Dalam pernyataan terbaru, Moon mengindikasikan bahwa kunjungan Kim Jong-Un ke Seoul kemungkinan akan dilakukan tahun ini.

Di hadapan anggota parlemen Kosel pada Kamis (1/11) ini, Moon menyebut Semenanjung Korea mendekati ‘garis awal bersejarah’ untuk perdamaian. Dia merujuk pada rencana kunjungan Kim Jong-Un ke Rusia dan rencana kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Korut.

“Tampaknya kunjungan Ketua Kim Jong-Un ke Rusia dan sebuah kunjungan ke Korea Utara oleh Presiden (China) Xi Jinping akan terjadi segera,” sebut Moon, sembari menambahkan bahwa terbuka kemungkinan untuk pertemuan antara Kim Jong-Un dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

“Ketua Kim Jong-Un kunjungan balasan ke Seoul akan terjadi segera,” imbuh Moon.

Hal ini disampaikan saat upaya-upaya perundingan antara Korut dan AS mengalami perlambatan. Diketahui bahwa dalam pertemuan bersejarah antara Kim Jong-Un dan Presiden AS Donald Trump pada Juni lalu, disepakati upaya denuklirisasi. Namun perkembangannya hingga kini sangat kecil.

Pekan ini, Departemen Luar Negeri AS menyebut bahwa otoritas AS dan Korsel akan membentuk kelompok kerja baru untuk memperkuat koordinasi.

Dituturkan Moon di hadapan anggota parlemen Korsel bahwa pertemuan puncak kedua antara Kim Jong-Un dan Trump sudah ‘ada di depan mata’. “Sekarang Korsel, Korut dan Amerika Serikat akan mencapai denuklirisasi sepenuhnya dan perdamaian abadi di Semenanjung Korea,” sebutnya.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam pernyataan terpisah menyebut pertemuan selanjutnya antara Trump dan Kim Jong-Un ‘diharapkan akan digelar awal tahun depan’.

BAGIKAN