Komisi Pemberantasan Korupsi Gandeng Lembaga Antikorupsi Korea Selatan

@Rayapos | Jakarta: Dalam upaya meningkatkan pemberantasan korupsi di Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kerjasama dengan lembaga antikorupsi Korea Selatan, The Anti-Corruption & Civil Rights Commission (ACRC).

“Kerjasama sudah sejak 2006, beberapa hal yang kita kerjakan terutama soal perbaikan kapasitas SDM, IT dan informasi lain. Juga tentang best practice di sana apakah mungkin dikembangkan di KPK,” kata Yuyuk Andriati selaku Plh Kepala Biro Humas KPK, Rabu (18/5).

Yuyuk menambahkan, penandatanganan kerjasama itu dilakukan oleh Ketua KPK, Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan yang disaksikan oleh Presiden Joko Widodo.

Keberangkatan dua pimpinan KPK itu menggunakan pesawat komersil dan tak berada dalam pesawat kepresidenan atau ikut dalam rombongan Presiden. Saat penandatanganan kerjasama itu memang turut dihadiri masing-masing presiden Korsel dan Indonesia. Karena ketua KPK dan wakil ketua KPK bertemu dengan Presiden RI di Korea.

“Bertemu di Korea memang benar karena penandatanganan dilakukan di Istana Presiden Korea dan disaksikan Presiden Joko Widodo,” pungkasnya. [Arfa Gandhi]

BAGIKAN

LEAVE A REPLY