@Rayapos | Jakarta – Pawai budaya kreatif lewat program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yakni, Kirab Pemuda 2018 sudah sampai dititik singgah ke-10. Setelah Bengkulu, hari ini para peserta zona 1 tiba di kota Lampung, Selasa (11/10/2018).

Sampainya dikota yang berjuluk Kain Tapis, sebanyak 50 peserta Kirab Pemuda langsung diboyong ke Balai Keratun dan langsung disambut oleh Kadispora provinsi Lampung.

Kadispora provinsi Lampung, hannibal SH MH, tak lupa untuk mengucapkan selamat datang kepada para peserta Kirab Pemuda 2018 di provinsi Lampung.

Dengan hadirnya para pemuda hebat dikotanya, ia berharap dapat mempromosikan kreativitas pemuda sebagai bagian dari upaya untuk memberdayakan potensi pemuda, mengembangkan potensi wirausaha dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi tingkat pengangguran pemuda.

Selain itu, ia juga berharap para pemuda dapat berbaur untuk mengikuti kegiatan-kegiatan kepemudaan bersama dengan para pemuda di Kabupaten Pringsewu dan Lampung Timur.

“Saya berharap dengan hadirnya para pemuda dari Kirab ini mampu menjalin ukhuwah dan persatuan pemuda di wilayah Lampung dan Indonesia dalam memberikan dampak yang positif dalam membangun karakter pemuda yang kuat dan berani bersatu,” kata Hannibal dalam sambutannya.

“Nantinya, para peserta akan menyambangi dua titik singgah yang pertama di Pringsewu selama tiga hari dan Kabupaten Lampung Timur selama dua hari. Dan ada banyak kegiatan seperti parade senja, deklarasi pemuda, bakti sosial, pemuda gemar membaca kitab, penanaman pohon hingga seminar kebangsaan,” sambungnya.

“Kepada para peserta Kirab Pemuda, saya ucapkan selamat menjalankan tugas yang mulia ini dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan pelaksanan Kirab Pemuda Nusantara ini dapat bermanfaat bagi diri pribadi kalian,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Deputi III Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Dr. Samsudin mengucapkan terimakasih karena sudah diterima di kota Lampung.

Ia mengatakan bahwa kehadiran para pemuda kirab di provinsi Lampung menjadi sebuah kebanggaan setelah sebelumnya berkelana dari Aceh hingga Bengkulu.

“Saya sangat berterimakasih karena sudah diterima di kota Lampung. Ini menjadi titik singgah ke-10 setelah sebelumnya sudah mengunjungi beberapa lokasi di Indonesia,” ujarnya.

“Kirab Pemuda adalah 50 orang yang sebelumnya sudah diseleksi oleh Kemenpora. Kita kembali menggelar program ini karena dulu ada kirab remaja tetapi pada jaman orde baru semua hilang. Karena itu apapun kegiatan yang berbau positif maka kita hidupkan lagi dan saat ini adalah kirab pemuda,” jelasnya.

Usai bercengkrama dengan Kadispora provinsi Lampung, para peserta Kirab Pemuda 2018 melanjutkan perjalanannya ke titik singgah di Kabupaten Pringsewu dengan menggelar acara parade senja.

Dari depan halaman hotel, para peserta melanjutkan aksinya dengan mengikuti carnaval ke Pendopo Kab. Pringsewu yang diramaikan dengan arak-arakan, Drumband, Paskibra dan Muli Makhenai yang dilanjutkan dengan acara seremonial upacara penerimaan dan penandatanganan serah terima peserta dan deklarasi pemuda.

BAGIKAN