Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik (FOTO: Dok. Ist)

@Rayapos | Jakarta – Di DKI Jakarta, hanya ada satu nama caleg yang berstatus eks napi korupsi, yakni Ketua DPD Gerindra, M. Taufik. Hal ini diungkapkan Ketua KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon.

Taufik akan ditetapkan sebagai DCT menyusul keluarnya putusan Mahkamah Agung (MA).

“Hanya Pak MT di DKI, Mas,” katanya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu malam (15/9/2018).

Baca juga:

Dengar Azan Saat Pidato, Mendadak Jokowi Terdiam

Anggota DPRD Mataram Korup Dana Bantuan Gempa, ICW: Parah

GNPF: Kalau Tak Mau Pecah, Mestinya (Jokowi) Jangan Angkat Ulama

Meski demikian ia mengatakan, untuk tindaklanjut paska keluarnya putusan MA tersebut, dirinya menunggu arahan dari KPU Republik Indonesia.

Seperti diketahui sebelumnya Mahkamah Agung membatalkan Pasal 4 ayat (3), Pasal 7 huruf g Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD Kabupaten/Kota dan Pasal 60 huruf j Peraturan KPU Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPD terkait larangan mantan narapidana kasus korupsi, bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak.

Keputusan ini diambil dalam sidang yang berlangsung pada Kamis (13/9). Sidang itu dipimpin tiga hakim agung, yaitu Irfan Fachrudin, Yodi Martono dan Supandi.

Permohonan uji materi PKPU tersebut diajukan oleh sekitar 12 pemohon. Semuanya bekas koruptor.

Antara lain, Wa Ode Nurhayati (mantan napi korupsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah), lalu Sarjan Tahir (mantan napi korupsi alih fungsi hutan Banyuasin, Sumatera Selatan). Kemudian Darmawati Dareho (mantan napi korupsi pembangunan dermaga di kawasan Indonesia Timur).

Patrice Rio Capella (mantan napi kasus suap Gubernur Sumatera Utara), dan Al Amin Nur Nasution (mantan napi korupsi alih fungsi lahan dan peralatan Departemen Kehutanan).

BAGIKAN