Kuota CJH Maluku Harus Ditambah

@Rayapos | Ambon: Kuota 10 ribu calon haji sudah dikembalikan Pemerintah Arab Saudi kepada negara Indonesia di tahun 2017 ini. Penambahan 10 ribu kouta haji ini, tentuya sangat bermanfaat dalam memperpendek daftar tunggu.

Provinsi Maluku sendiri, merupakan salah satu daerah yang sangat memerlukan adanya penambahan kouta haji. Pasalnya, selama ini kuota haji yang diberikan kepada Maluku dianggap tidak rasional, bila dibandingkan kuota haji Provinsi Papua dan Maluku Utara.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Fesal Musaad,S.Pd,M.Pd, kepada wartawan, di Ambon, Rabu (25/1). Menurutnya, berdasarkan data statistik tahun 2010, jumlah penduduk yang beragama Islam di Maluku 776.130 orang. Namun, kuota haji yang diberikan pemerintah pusat hanya 710 orang.

Dijelaskannya, jika dibandingkan dengan daerah lain di kawasan timur, diantaranya Papua sesuai data statistik tahun 2010, jumlah penduduk Islam 460.096 jiwa, tapi kuota hajinya 1.028 orang. Begitupun dengan Maluku Utara dengan jumlah penduduk Islam 771.110 jiwa, namun kuota haji yang diberikan 1.028 orang. ”Itu berarti, kuota haji yang diberikan untuk Maluku tidak rasional, bila dibandingkan dengan daerah lain. Untuk itu diperlukan adanya penambahan kuota haji bagi Maluku,” ujarnya.

Terkait masalah ini, jelasnya, pihaknya sudah menyampaikan hal ini kepada Kementerian Agama, dan mendapat respon yang baik dari Menteri Agama. Begitu juga dalam audiens antara Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff dengan Dirjen Haji. ”Untuk angka pasti, kita belum tahu tentang penambahan haji untuk provinsi Maluku. Mudah-mudahan kita mendapat kuota haji yang signifikan agar daftar tunggu di provinsi Maluku semakin lebih pendek, tidak lagi 20 tahun tetapi minimal bisa menjadi 10 tahun,” jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga telah menyurati resmi kepada Menteri Agama, dan Dirjen Haji, menindaklanjuti hal tersebut dalam waktu dekat akan dilakukan rasionalisasi kuota haji di semua provinsi, termasuk Maluku. Bahkan, Kakanwil Kemenag Maluku juga telah bekoordinasi dengan Komisi VIII DPR RI, dimana mereka akan mendorong rasionalisasi kuota haji untuk Maluku bisa diprioritaskan.

Comments

comments

LEAVE A REPLY