Gubernur DKI Anies Baswedan (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAUNALA)

@Rayapos | Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan ke pengelola gedung BUMD untuk menyediakan tempat parkir bagi pengemudi ojek online di Jakarta. Instruksi yang bakal diterapkan pada hari Senin (30/7/20) mendatang.

“Tadi saya kumpulkan para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pimpinan BUMD semua yang dibawah lingkungan Pemprov di mulai senin depan diinstruksikan untuk menyiapkan tempat drop off dan pick up. Tempat pengantaran dan penjemputan untuk ojek,” kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (27/7/2018).

Instruksi ini diambil sebagai langkah menurunkan penumpukan ojok di bahu-bahu jalan pada jam sibuk, seperti pagi dan sore. Sebab menurut Anies, hal tersebut sangat mengganggu lalulintas dan para pejalan kaki.

“Kita mengetahui bahwa waktu – waktu penjemputan dan pengantaran adalah waktu dimana sering ada pengumpulan ojek yang menimbulkan gangguan pada arus lalu lintas dan penjakan kaki,” kata dia.

Baca juga:

OTT KPK Ringkus Adik Ketua MPR yang Berharta Rp 13 M

Diajarkan Kejujuran Sejak Kecil, Zulkifli Hasan Sedih Adiknya Ditangkap KPK

Makin Canggih, Boneka Seks China Sudah Bisa Diajak Ngobrol

Kendati demikian, Anies menjelaskan penyedian tempat dari gedung-gedung milik pemprov DKI itu tidak diperkenankan untuk tempat mangakalnya para pengojek daring. Ruang tersebut hanya berlaku untuk menurunkan dan menjemput penumpng saja.

“Untuk menyiapkan tempat transit dan Itu bukan pangkalan ojek. Kalau pangkalan ojek untuk ngetem disitu bisa lama kalau ini tidak hanya untuk pengantaran dan penjemputan dan diajukan di jam – jam awal jam kerja serta akhir jam kerja,” pungkasnya.

BAGIKAN