Kylie Jenner

@Rayapos | Jakarta – Kylie Jenner membeberkan fakta mengejutkan terkait kehidupan mewahnya. Ia menjadi korban bully sejak usia 9 tahun karena keluarganya yang menjadi publik figur.

Wanita 21 tahun yang meraih ketenaran di seluruh dunia setelah penampilannya di reality show keluarganya, Keeping Up With the Kardashians, mengaku bahwa kesuksesannya datang dengan harga yang tak menyenangkan. Berurusan dengan bully selama bertahun-tahun.

Hal ini dibeberkan Kylie dalam video yang ia bagikan di Snapchat.

“Ini untuk memberitahu siapapun yang menjaid korban bully bahwa tak ada pendapat yang petning selain pendapat Anda sendirn dan jangan pernah berubah. Ini bukan meminta untuk dikasihani, jangan dipelintir. Ini untuk mereka yang tertindas di luar sana agar tahu bahwa mereka tidak sendiri. Sebarkan cinta,” ujar Kylie Jenner.

Ia kemudian membagikan sebuah video emosional yang memperlihatkan kumpulan video-video candid dari kehidupannya di depan kamera, di red carpet dan juga kehidupan pribadinya.

“Sebagian dari kalian berpikir aku aneh. Dan separuh lainnya berpikir aku lucu. Tapi aku telah menjadi korban bully sejak usia sembilan tahun,” tulis Kylie dalam video itu.

“Dan aku pikir, aku telah melakukan pekerjaan yang sangat hebat dalam menangani semua ini. Tetapi ada pembully dimana-mana.”

Video ini kemudian dibagikan oleh Kendall Jenner, kakak kandung Kylie di akun twitternya.

Kehidupan adik tiri dari Kim Kardashian ini memang selalu menjadi sumber perhatian ratusan juta pengikutnya di media sosial.

Baca juga: Kylie Jenner Tak Peduli Bentuk Tubuhnya Berubah Karena Kehamilan

Namun Kylie –yang memiliki seorang putri berusia tujuh bulan bernama Stormi dengan pacarnya Travis Scott- baru mengungkapkan bahwa selama ini dia berusaha mengabaikan segala bentuk hal negatif yang dilontarkan kepadanya.

“Begitu banyak hal negatif datang pada saya sepanjang waktu. Tentu saja, itu mempengaruhi saya, tetapi saya berusaha mengacuhkan semuanya,” kata Kylie kepada Glamour UK.

“Tidak ada yang berlangsung selamanya sehingga saya tidak bisa berhasil melaluinya, jadi setiap kali ada cerita atau rumor baru yang buruk, saya tahu itu akan berlalu juga. Segala sesuatu dalam kehidupan bersifat sementara,” tuturnya.