Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

@Rayapos | Jakarta – Pemprov DKI Jakarta bakal merevisi merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Didalam perda ini juga mengatur tentang eksistensi becak di ibu kota Jakarta.

“Masih dalam usulan, belum ada pembahasan. Nanti kita lihat sesudahnya ada pembahasan,” kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018).

Baca juga:

Bule Cantik Diperkosa Tukang Laundry di Bali, Pelakunya Ditembak

Korban Meninggal Dunia di Sulteng Capai 2.010, Begini Rinciannya

Sebelumnya Gubernur Anies kembali membebaskan becak beroperasi sejak Januari tahun lalu tanpa adanya payung hukum. Anies mengatakan meskipun tidak lagi dibicarakan hal itu bukan berati keberadaan becak tidak ada.

“Sekarang udah berjalan 10 bulan tidak dibicarakan, apa berarti tidak ada becak di Jakarta? mereka tetap beroperasi setiap hari,” kata dia

Dari sini Anies hendak mengatur lokasi operasional becak di Jakarta. Sehingga becak bisa beroperasi di wilayah DKI Jakarta.

Anies pun berpendapat jika Jakarta adalah kesempatan untuk semua.

“Dan ini adalah jasa, jasa itu jika tidak ada yang menggunakan ya tidak akan laku, kita gak bisa paksa orang, ya namanya jasa karena itu diatur diatur sebagai profesi yang ada di wilayah2 tertentu. nah itu yg sedang diusulkan, kita lihat nanti perkembangannya Dan saya berharap teman-teman membantu untuk proporsional, kasian abang becak,” tandasnya.

BAGIKAN