Leher Dihajar Clurit Saat Kencing, Videonya Viral di Sini…

Gegara Korban Remas Payudara Pacar Pelaku

Mayat Ahmad Arifin saat diambil oleh tim Polres probolinggo. Foto: Warta Bromo

@Rayapos | Probolinggo – Mayat remaja yang viral di medsos akhirnya terungkap. Dia adalah Ahmad Arifin (16), siswa SMP Kecamatan Lumbang, Probolinggi, Jatim.

Mayatnya penuh luka bacok dan ditemukan di Sungai Sariwani, Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Foto mayatnya ramai dibicarakan netizen di media sosial, Kamis (11/10/2018). Selain karena mayatnya tanpa identitas, juga terluka parah akibat bacokan senjata tajam.

Baru terungkap, hasil penyelidikan polisi, itu Ahmad Arifin, korban pembunuhan.

Pelaku dan temannya membunuh Arifin karena sakit hati. Arifin dituding meremas payudara pacar pelaku, sehingga pelaku dendam dan merencanakan pembunuhan.

Terkait:

Cras… Cras… Cras… Leher Arifin Dihajar Clurit Tiga Kali

Pelaku dan temannya akhirnya ditangkap polisi, Sabtu (13/10/2018), setelah Satreskrim Polres Probolinggo mengejarnya selama dua hari.

Kaos korban menjadi petunjuk utama terbongkarnya kasus pembunuhan tersebut.

Kedua pelaku adalah Kamaluddin (19) dan Nurhadi Mustofa (18). Mereka warga Dusun Sapihsarirejo, Desa Sapih, Kecamatan Lumbang.

Kapolres Probolinggo, AKBP Fadly Samad, mengaku lega kasus mayat Mr X yang sempat viral di media sosial cepat terungkap.

“Awalnya Reskrim sempat kesulitan karena identitas korban sulit kita ungkap. Berkat kejelian Unit Reskrim menggunakan kaos korban, mampu mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana ini,” katanya di Mapolres Probolinggo, Sabtu (13/10/2018).

Simak video penemuan mayatnya di sini:

Menurut Fadly, korban dibunuh menggunakan celurit yang dipinjam pelaku dari rekannya di Pasuruan.

Sebelumnya, korban dibonceng bertiga naik motor. Kedua pelaku mengajak korban bermain biliard di Pasuruan. Sementara motor korban dititipkan di salah satu temanya di Sapih, Lumbang.

“Usai main biliard pelaku merencanakan membunuh korban. Berbekal celurit, kedua pelaku membawa korban ke arah Sariwani, Kecamatan Sukapura,” tutur Fadly.

Dengan pura-pura kencing, Kamaludin mengajak korban turun dari motor.

Begitu turun, korban langsung dibacok berkali-kali mengenai arah leher dan kepala. Leher dan kepala korban hancur dihajar clurit.

“Begitu korban roboh langsung ditendang hingga masuk ke sungai,” jelasnya. Posisi pelaku dan korban di pinggir jembatan. Sedangkan tinggi jembatan dari sungai setinggi sekitar delapan meter.

Baca Juga:

Potensi Konflik Sosial di Pembubaran Paksa Sedekah Laut

Sedekah Laut Dipaksa Bubar, Begini Landasan Hukumnya

Ceramah Kontroversial Bamukmin, MUI: Hentikan Politisasi Agama

Usai ditangkap, Kamaludin mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku sakit hati kepada korban karena meremas payudara pacarnya di hadapannya beberapa waktu lalu.

“Motor milik Arifin juga saya jual Rp 1 juta,” kata Kamaluddin.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka diancam Pasal 340 sub 365 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup. (*)

BAGIKAN