TKP toko Karim Mullah di Jalan Raya Segaran, Pakisaji, Malang, Jawa Timur sedang diperiksa polisi, Jumat (2/10/2018). Foto: JPNN

@Rayapos | Malang – Pemilik toko Karim Mullah (58) tewas bersimbah darah. Lehernya bolong bekas tusukan benda tajam. Dia ditemukan tertelungkup di tokonya, Jumat (2/10/2018) dini hari.

Toko sekaligus rumah Karim berada di Jalan Raya Segaran, Pakisaji, Malang, Jawa Timur. Toko itu menyediakan aneka kebutuhan rumah tangga. Karim tinggal seorang diri di situ.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda di sela olah TKP kepada wartawan, Jumat (2/11/2018) siang, mengatakan:

“Ada luka tusuk di bagian leher, luka besetan di tengkuk dan luka benturan di bagian kepala. Dugaan sementara kepala korban dibenturkan ke lantai.”

Ditegaskan: “Kematiannya juga diduga karena perampokan.”

Namun polisi belum dapat memastikan korban ditusuk dengan apa. Jenazah korban kini telah dibawa ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Proses otopsi diharapkan bisa mengungkap penyebab pasti kematian korban.

“Belum bisa simpulkan luka tusuk karena apa karena kita masih menunggu hasil visum, karena ada juga luka memar di bagian kepala,” beber Adrian.

Dijelaskan, selama olah TKP, polisi menemukan uang yang diduga hasil penjualan usaha.

Barang-barang yang dijual juga tampak utuh. Tapi, motor milik korban yang dikenali tetangganya, tidak ada di dalam toko.

Polisi tengah mendalami hasil penyelidikan agar bisa mengungkap identitas pelaku.

“Semua masih didalami, saat ini belum diketahui motifnya, karena pelaku juga belum tertangkap,” lanjut Adrian.

Saksi atau warga sekitar menemukan korban tergeletak di kamar bagian belakang, Jumat (2/10/2018) pagi.

Baca Juga:

JK Tolak Tuntutan FPI soal Pengakuan Bendera Tauhid

Wiranto Ungkap Cara Kerja Pembuat Hoaks

Roger Danuarta Masuk Islam Karena Cut Meyriska?

Kala itu, korban dalam kondisi meninggal dengan kondisi tengkurap. Selama ini Karim tinggal seorang diri dengan menjalankan usaha berjualan kebutuhan rumah tangga.

Polisi memperkirakan, pelaku beraksi mulai pukul 11.30 WIB hingga pukul 01.30 WIB dini hari.

Ada saksi sempat melihat, dua orang keluar dari toko tersebut dengan mengendarai motor korban. Pascakejadian itu warga baru berani mendatangi lokasi kejadian.

Sebelum saksi melihat ada dua orang keluar dari toko tersebut, terdengar teriakan dari dalam toko. Tapi, warga tidak berani keluar untuk menengok. (*)

BAGIKAN