Foto: Ilustrasi

@Rayapos | Jakarta – Kini sudah menjadi tren jika memotret dan memposting makanan atau minuman ke media sosial. Para pengguna medsos seperti berlomba-lomba dan bahkan merasa bangga bisa mengunggah foto makanan dengan tampilan bagus.

Namun taukah kamu, seiring banyak dan seringnya melihat foto makanan di medsos ternyata bisa membuat kita gemuk. Mungkin penyataan ini terasa agak aneh, tapi nyatanya memang seperti itu.

Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Jumat (26/10/2018), peneliti di Oxford University memaparkan penelitian terbaru mereka. Menurut observasi, melihat makanan yang cantik, menarik dan menggugah selera merupakan ‘sinyal kuat’ yang dikirimkan ke otak.

Baca Juga:

Awas, Banyak Penyakit Incar Pekerja Kantoran

Cara Mandi Ternyata Dapat Gambarkan Kepribadian Seseorang, Lho!

Ngeri, Tidak Berolahraga Efeknya Lebih Buruk dari Merokok

Selanjutnya, mata yang menjadi salah indera paling penting mengirimkan pandanganmu yang dihujani foto-foto makanan menggiurkan ke otak. Hal tersebut tentu akan memicu otak untuk mencari makanan, meski kamu tidak sedang merasa lapar.

Bahkan fakta lain dalam penelitian mengemukakan, memotret gambar makanan dan melihat gambar tersebut sebelum makan bisa saja menurunkan tingkat kepuasan saat makan. Hal itu kemudian dapat menyebabkan kita cenderung makan lebih banyak.

Seorang ahli yang merupakan kepala psikiatri di Women’s College Hospital, University of Toronto, dr Valerie Taylor mengatakan bahwa
momotret makanan akhirnya dapat memicu kelebihan berat badan atau obesitas.

Selain itu, obsesi mendokumentasikan makanan bisa menjadi tanda bahwa kita punya masalah diet yang besar.