Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana (Haji Lulung) (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Abraham Lunggana (Lulung) telah mendaftarkan diri sebagai bakal caleg DPR RI dari PAN. Ia akan berada di dapil Jakarta III. Menanggapi ini, Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abdul Aziz mendesak Lulung mundur sebagai kader PPP.

“Kalau memang Bang Haji Lulung serius mau pindah atau nyaleg di tempat lain, ya, etikanya, mestinya dia mundur secara ksatria, jangan ngumpet-ngumpet begini,” kata Aziz saat dihubungi, Rabu (18/7/2018).

Menurut Aziz, surat pengunduran diri juga diperlukan saat mendaftarkan diri sebagai bakal caleg. Jika Lulung tak melampirkan surat tersebut pencalegan tidak sah.

“Dia (Lulung) berarti mendaftar dari PAN itu sudah melampirkan surat pengunduruan diri dari PPP. Kalau dia tidak melampirkan surat pengunduruan itu berarti pendaftarannya tidak sah. Itu kan aturan,” jelas Aziz.

Baca juga:

Bamsoet: Saya Prediksi Demokrat akan Berkoalisi dengan Gerindra

Redam Suara Berisik Saat Berhubungan Intim, Ini Tipsnya

PPP DKI sendiri kaget saat mengetahui pencalegan Lulung dari PAN. Sebab, hingga kini Lulung belum mengundurkan diri dari PPP.

“Belum ada. Beliau memang nggak daftar di kita, sampai pendaftaran kemarin nggak ada. Dan terus dia malam, tadi malam ada rilisnya dia katanya daftar dari PAN. Kaget juga kita, kok dia belum ngajuin surat pengunduruan diri sudah bisa didaftarkan dari PAN,” papar Aziz.

Di sisi lain, Lulung membenarkan daftar sebagai bakal caleg dari PAN. Alasannya, Lulung menyebut masih ada konflik dari parpol asalnya, PPP.

“Ente kan tahu kalau konflik PPP itu berkepanjangan. Kemudian kita juga merasa gelisah saat itu. Kemudian sebelum dikatakan konflik itu selesai muncul Pilkada DKI. Nah, dua-dua (Rommy dan Djan Faridz) ini kan dukung Ahok, kemudian saya tidak mendukung Ahok. Kan yang punya hajat saya, Ketua DPW,” papar Lulung.

“Nah saya menentukan sikap bahwa saya tidak ke Ahok. Tapi saya diberhentikan. Nah, siapa yang salah saat itu? Saya menjalankan secara benar, secara organisasi yang benar, secara anggaran dasar dan aturan yang benar, tetapi malah dipecat,” sesalnya.

 

BAGIKAN