Usher (complex)

@Rayapos | Jakarta – Seorang pria yang berprofesi sebagai penulis lagu mengklaim telah dirampok karena tidak mendapatkan keuntungan dari lagu Usher. Ia pun kini mendapatkan ganti rugi sebesar $ 44 juta atau setara Rp 672 miliar.

Menurut Rolling Stone, pria asal Philadelphia, Daniel Marino mengklaim bahwa ia dikeluarkan dari keuntungan untuk “Bad Girl,” sebuah lagu yang direkam oleh Usher di tahun 2004 untuk album multi-platinumnya, “Confessions”. Ia pun melayangkan gugatan ke pengadilan karena namanya tidak dicantumkan untuk kredit dalam lagu yang turut ia tulis.

Dikabarkan, gugatan yang masuk terhadap lagu tidak cuma satu. Namun dari sekian banyak gugatan, hanya milik Daniel yang bertahan di pengadilan.

Hakim menilai Daniel punya bukti yang cukup untuk mengklaim jika ‘Bad Girl’ adalah lagu yang ia tulis. Dalam gugatannya, penulis lagu asal Philadelphia itu juga mengungkapkan dirinya ikut menulis chord gitar, tempo dan yang lainnya.

Daniel menyebut proses kreatif itu berlangsung pada awal 2000-an. Namun beberapa tahun berikutnya, ia kaget lagu yang awalnya berjudul ‘Club Girl’ itu dirilis Usher tanpa sepengetahuannya.

Parahnya lagi, ia tak melihat ada namanya sebagai salah satu penulis lagu tersebut. Oleh karena itu, Daniel melayangkan gugatan.

Kini, setelah berjuang selama 7 tahun, Daniel akhirnya memenangkan kasus tersebut. Pengadilan memutus ia sebagai salah satu penulis lagu tersebut, bersama Harris III, Lewis, Raymond, Danté Barton, William Guice, B. Avila dan I. Avila.

Tak hanya mendapatkan pengakuan atas lagu tersebut, Daniel Marino juga mendapatkan sepertiga dari hak kepemilikan lagu tersebut dengan ganti rugi sebesar USD 44,35 juta atau sekitar Rp 672,8 miliar. Jumlah itu didapat dari William Guice sebesar $ 27 juta dan $ 17,35 juta dari Dante Barton, pemilik Daestro Music Production.

Pun begitu, nama Usher tidak disertakan di dalam gugatan.

BAGIKAN