rayapos.com - Marc Marquez
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez

@Rayapos | Jakarta – Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku beruntung bisa bisa finis terdepan di MotoGP Sepang, Malaysia. Padahal Valentino Rossi terus memimpin hampir sepanjang balapan. The Doctor terjatuh jelang empat lap terakhir.

“Seandainya kemarin adalah pertarungan meraih gelar juara dunia, saya tidak akan menang (melawan Rossi),” ujar Marquez, sebagaimana dilansir laman Speedweek, Selasa (6/11/2018).

Marquez menyebut dirinya sempat kesulitan mengejar ketertinggalan dari Rossi yang memulai balapan dengan sempurna. Ia mengaku suhu bannya terlampau panas. Ketika itu terjadi, sulit mengembalikan motor ke suhu yang pas.

“Itu sebabnya saya perlu melaju cepat, baru sedikit melambat. Waktu itu saya sempat berpikir tak akan bisa mencapai garis finis. Namun kemudian, selangkah demi selangkah saya mendapatkan kembali ritmenya dan semakin dekat dengan Valentino,” tuturnya.

Baca Juga:

Zico Resmi Berlabuh di Persija Jakarta

Mayweather Jr Siap Hadapi Kickboxer Jepang

Mayweather Jr Siap Hadapi Kickboxer Jepang

Juara dunia MotoGP 2018 ini membandingkan balapan di Sepang dengan Motegi. Di Jepang, Baby Alien masih memperjuangkan gelar juara dunia dan berduel dengan Andrea Dovizioso sampai pembalap Ducati itu pun terjungkal di lap 23.

“Kejadian kemarin (di Sepang) mirip dengan Motegi. Kami mendorong, mendorong, terus mendorong. Tidak banyak manuver salip menyalip di Sepang, namun kami berdua mendorong sampai batas,” katanya.

Rider Spanyol ini menilai kemenangannya di Sepang setelah start ketujuh adalah pengalaman berharga dan tak terlupakan. Ini memberi motivasi tambahan bagi Marquez.