Marc Marquez

@Rayapos | Jakarta – Juara dunia MotoGP 2018, Marc Marquez angkat bicara soal perekrutan Jorge Lorenzo dari tim Ducati Corse. Menurut dia, pemilihan X Fuera sebagai tandem barunya merupakan langkah tepat bagi tim Repsol Honda.

Marquez menyebut kehadiran Lorenzo diyakini akan membuat timnya semakin superior. Namun The Baby Allien juga tak menampik bakal menimbulkan risiko adanya persaingan sengit di dalam garasi Repsol Honda.

“Saat diberitahu, saya tak menghalangi. Mengapa saya harus memveto seseorang? Itu hanya tanda rasa takut,” ujar Marquez, sebagaimana dikutip dari AS Motor, Rabu (5/12/2018).

“Saya lebih pilih orang yang bisa menang dengan senjata yang sama, jadi bagi saya takkan ada alasan. Jika rival kuat seperti Jorge bertarung dengan motor lain, maka pertarungan tak lagi hanya ditentukan pebalap, melainkan juga faktor lain.”

Baca Juga:

Resmi, Persija Jakarta Jamu Mitra Kukar di SUGBK

MU Kontra Arsenal, Kemenangan Jadi Harga Mati

Teco Minta Pemain Persija Tak Remehkan Mitra Kukar

Marquez mengatakan bahwa dirinya bersedia untuk bekerja sama dengan Lorenzo demi mengembangkan RC213V. Tapi penunggang motor nomor 99 ini takkan mengalah ketika bertarung di lintasan. Ia mengaku akan berupaya sebaik mungkin menyulitkan Lorenzo.

“Kami akan bekerja sama mengembangkan motor, tapi rekan setim selalu merupakan rival utama. Saya bisa belajar banyak darinya, karena ia lima kali juara dunia,” tuturnya.

“Jorge sendiri juga pasti akan cepat belajar, namun saya akan mencoba membuatnya kesulitan. Dia pasti akan menang dengan Honda karena ia beradaptasi dengan baik.”

Pebalap berusia 25 tahun ini mengaku tengah fokus menghadapi musim baru. Ia pun telah melupakan statusnya sebagai juara dunia MotoGP 2018. Menurutnya, tantangan musim depan akan bertambah.

“Beginilah hidup. Saat ini kami sudah memasuki musim 2019. Saya tak lagi ingat bahwa saya merupakan juara dunia. Saya hanya fokus pada masa sekarang, baik dalam olahraga maupun kehidupan sehari-hari,” tukasnya.