@Rayapos | Jakarta – Ketangguhan Ducati Desmosedici GP18 sejak rehat musim panas berakhir kian mengalami peningkatan. Dalam beberapa seri terakhir baik Jorge Lorenzo maupun Andrea Dovizioso bergantian menguasai podium.

Sebagaimana dilansir laman Motorsport, Kamis (13/9/2018), Andrea Dovizioso sukses memenangi balapan di Brno, Ceko dan Misano, San Marino. Sementara Jorge Lorenzo berhasil finis terdepan pada balapan di Red Bull Ring, Austria.

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengakui kehebatan motor Ducati. Pebalap Spanyol ini pun menyebut timnya hanya mampu menjaga konsistensi dengan berada di podium agar tidak terpaut jauh dalam perolehan poin.

“Beruntung bagi kami, Ducati baru tampil sangat kuat di paruh kedua musim ini. Kami unggul 67 poin atas Dovi dan kami hanya menjaganya. Jika Ducati meraih lima poin di setiap balapan, tak masalah, kami akan tetap balapan seperti biasanya,” ungkap Marquez.

Selain Marquez, pebalap lain seperti rekan setimnya Dani Pedrosa dan Valentino Rossi dari Movistar Yamaha MotoGP pun memiliki penilaian serupa terhadap tunggangan Dovizioso dan Lorenzo. Desmosedici GP18 merupakan motor terbaik di MotoGP saat ini.

Baca Juga:

Efek Ronaldo, Paulo Dybala Siap Tinggalkan Juventus?

Tampil Buruk di Misano, Rossi Isyaratkan Pensiun?

“Memang benar, atas beberapa alasan, Ducati mereka punya keuntungan ekstra saat ini. Motor mereka supercepat, terutama di trek lurus, keunggulannya jelas terlihat dibanding yang lain,” tutur Pedrosa.

Disisi lain, Valentino Rossi pun mengagumi kemampuan motor Desmosedici. Menurut dia, yang dilakukan Ducati justru harus dijadikan acuan perbaikan Yamaha. The Doctor sendiri hingga kini belum bisa menemukan masalah motor tunggangannya.

“Ducati telah melakukan pekerjaan dengan baik sejak Gigi Dall’Igna (general manager) datang. Mereka telah mengalami langkah maju yang harusnya kami lakukan. Saya rasa merekalah acuan kami di grid,” tukas Rossi.