Foto: Kemal Maulana

@Rayapos | Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar soft launching Jembatan Penyebrangan Multi Guna (JPM) Tanah Abang, Senin (15/10/2018). Namun bangunan yang terletak di jalan Jati Baru Raya itu masih terlihat rampung.

Terlihat sejumlah pekerja proyek masih bekerja di lantai dasar, mereka melakukan pengelasan beberapa tiang penyangga. Memasuki lantai dua, pemandangan yang sama juga nampak. Para pekerja proyek masih mengerjakan pemasangan pagar pengaman yang belum seluruhnya terpasang.

Begitu juga untuk lantai JPM, disini masih sangat berantakan dan pengecoran belum selesai. Lantai yang masih belum seluruhnya terpasang diantaranya jalur khusus untuk difabel yang baru mencapai 40 persen pemasangan lantai.

Sementara untuk kios-kios ukuran mini para pedagang rencananya akan disediakan sekitar 446 kios. Namun ketika peresmian terlihat baru sekitar 100 kios yang dibangun. Kios itu dibangun dilantai dua JPM dengan ukuran luas kios kurang lebih 1 x 1,5 meter dengan tinggi 2,5 meter.

Baca Juga:

 

 

Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara menjelaskan bahwa lokasi skybridge ini memang belum bisa digunakan untuk warga dan para pedagang. Diakuinya kegiatan soft launching itu hanya untuk sosialisasi kepada pedagang yang akan mengisi kios-kios.

“Jadi mereka (pedagang) bisa tahu tempatnya, mereka bisa memperkirakan jumlah dagangannya yang mereka bisa jajakan seperti apa,” kata Bayu saat ditemui sebelum acara soft Lancuhing JPM, Senin (15/10/2018).