Pengguna Facebook (Foto : Istimewa)

@Rayapos | Jakarta – Facebook merupakan salah satu media sosial (medsos) paling berpengaruh di dunia. Jumlah penggunanya pun sudah mencapai angka lebih dari dua miliar akun. Namun, skandal pencurian data 87 juta pengguna Facebook, termasuk 1 juta di antaranya pengguna dari Indonesia, telah menimbulkan kekawatiran terkait keamanan data pribadinya.

Untuk menjaga keamanana data, sebenarnya ada beberapa informasi tertentu yang sebaiknya tidak dibagikan secara terbuka di Facebook, seperti alamat rumah maupun nomor telepon genggam.

Tetapi, jika belum yakin juga akan keamanan datanya, mungkin cara ini bisa membantu, yakni dengan menghapus atau menyesuaikan beberapa informasi penting yang sudah terlanjur kalian bagikan di akun Facebook anda.

1. Tanggal Lahir
Tanggal lahir adalah salah satu bagian penting yang biasanya mengandung nama dan tempat lahir (tinggal). Dengan tanggal lahir, orang-orang tak bertanggung jawab dapat dengan mudah mengakses rekening bank dan data pribadi kalian.

2. Nomor Telepon
Setelah mendapatkan nomor telepon, orang-orang tak bertanggung jawab akan berusaha menghubungi kalian dengan berpura-pura salah sambung. Mereka biasanya akan berusaha melanjutkan percakapan hingga mendapatkan nama dan alamat kalian.

3. Punya Terlalu Banyak ‘Teman’
Profesor Psikologi Oxford, Robin Dunbar, berteori bahwa manusia hanya bisa mempertahankan sekitar 150 hubungan yang stabil. Setelah meneliti 3,375 pengguna Facebook, Dunbar menemukan bahwa dari sekian ribu, hanya 4.1 persen teman yang dianggap dapat diandalkan. Sementara hanya 13,6 persen teman yang menunjukkan simpati selama pengguna mengalami krisis emosional.

Dengan menghapus teman yang tidak pernah mengajak chatting atau menulis apa pun di Facebook akan menciptakan interaksi yang lebih sehat di media sosial.

4. Foto Masa Kecil
Mem-posting foto masa kecil kalian atau anggota keluarga yang lain sangat membahayakan keselamatan.
Generasi sebelumnya mungkin tidak terlalu peduli dengan fenomena ini. Tetapi perilaku pengguna Internet masa kini yang menculik, memeras atau meneror seseorang telah memunculkan kekhawatiran dan ketakutan.

5. Lokasi Sekolah Anak-anak
Menurut organisasi nirlaba yang bergerak dalam bidang perlindungan anak dan perempuan NSPCC, jumlah pelanggaran seksual tercatat telah meningkat selama setahun terakhir.
Laporan NSPCC mengatakan polisi mencatat 36.429 pelanggaran seksual terhadap anak-anak di Inggris pada tahun 2013/2014.

Di Inggris, Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara, polisi mencatat jumlah pelanggaran seksual tertinggi terhadap anak-anak dalam satu dekade terakhir.
Karena itulah pertahanan terakhir yang harus dilakukan di Facebook adalah tidak memberi kesempatan bagi pedofil atau pelaku perdagangan anak untuk menemukan alamat sekolah anak.

6. Lokasi Saat Ini
Layanan lokasi hanya ada di gawai dengan sistem Android dan iOS. Pada tahun 2015, TechCrunch melaporkan bahwa lebih dari 500 juta pengguna mengakses Facebook hanya dari ponsel mereka, yang berarti bahwa nomor yang sama memiliki potensi untuk menyiarkan lokasi mereka secara online.
Siapa saja yang mungkin punya maksud jahat akan mengetahui lokasi pengguna tersebut.

7. Menyatukan Akun Pribadi dan Kerja
Facebook adalah platform media sosial, dan pada tingkat tertentu, interaksi yang kalian lakukan seharusnya bersifat santai.
Tetapi manajer perusahaan bisa saja mengakses timeline kalian atau membaca status yang seharusnya tidak boleh dibaca olehnya. Apalagi sampai manajer membaca status kalian yang mengeluh tentang pekerjaan.

8. Memberi Tanda Lokasi
Banyak yang lupa bahwa menandai lokasi rumah atau keberadaan kalian di Facebook sama saja memberikan alamat kalian dengan senang hati dan tanpa rasa bersalah.

9. Sibuk Pamer Sedang Berwisata
Menurut situs keuangan This Is Money, wisatawan yang dirampok saat sedang berlibur mungkin tidak akan mendapatkan klaim asuransi mereka jika mereka mem-posting rencana liburan mereka di akun media sosial.

10. Status Hubungan
Sebaiknya tidak perlu merayakan status hubungan kalian di Facebook. Kalian cukup merayakannya di dunia nyata.
Itu lebih menyenangkan dan bernilai daripada menulisnya di Facebook. Hal ini bisa mendatangkan bahaya atau mengundang orang lain merasa cemburu yang justru akan merusak hubungan kalian yang baru bersemi.

11. Data Kartu Kredit
Sudah jelas bahwa sangat tidak dianjurkan untuk menyimpan data kartu kredit di Facebook meski alasannya agar mudah diingat saat akan belanja karena tinggal copy dan paste.

12. Foto Tiket Pesawat
Masih suka pamer tiket pesawat karena mau jalan-jalan ke Eropa atau Jepang? Segera hentikan kebiasaan ini.
Barcode pada tiket pesawat bersifat unik bagi setiap penumpang. Jika sampai ketahuan orang-orang tak bertanggung jawab, barcode itu dapat digunakan untuk mencari informasi yang kalian berikan kepada perusahaan penerbangan.

BAGIKAN