Masyarakat Mulai Bereaksi Atas Tindakan Lion Air, Muncul Petisi “Pemerintah Jangan Takut Ancaman Lion Air”

@Rayapos | Jakarta: Pasca pembekuan 93 rute domestik plus 2 rute internasional oleh maskapai murah, Lion Air, setelah sejumlah sanksi dijatuhkan kepada manajemen Lion Air, netizen mulai bereaksi atas langah negatif tersebut.

Sebelumnya, pemerintah lewat Kementerian Perhubungan mengambil tindakan tegas dengan membekukan aktifitas ground handling Lion Air di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Menyusul sanksi tersebut, Lion Air menyatakan akan mengambil langkah hukum untuk  melawan keputusan pemerintah. Adapun alasannya adalah ribuan karyawan akan terpengaruh dengan sanksi terakhir itu.

Dengan dibekukannya toal 95 rute penerbangan, berarti ada 217 penerbangan yang tidak akan terlayani hingga 18 Juni mendatang.

Mulai munculnya reaksi masyarakat atas kontroversi keputusan Lion Air, salah satunya adalah petisi yang bertajuk “Pemerintah Jangan Takut Ancaman Lion Air”, yang digagas oleh Hery Ramdhani. Petisi ini ditujukan kepada Presiden Jokowi dan juga DPR RI.

Sejumlah pengamat mengatakan tindakan Lion Air merupakan bentuk perlawanan terhadap pemerintah, karena menganggap mereka adalah “penguasa” rute domestik Indonesia. Dengan  berhenti terbang selama sebulan, tentu saja berpotensi untuk menimbulkan kekacauan dari segi pengguna jasa penerbangan.

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis yang membidangi masalah perhubungan, memberikan dukungan penuh atas sanksi tegas yang dikeluarkan Kemenhub. Karena kesalahan Lion Air semacam ini sangat membahayakan keselamatan penerbangan dan keamanan NKRI.

“Mari kita dukung pemerintah agar tetap tegas menghadapi arogansi korporasi bisnis yang tidak taat hukum dan berniat melawan Pemerintah NKRI…”  tulis Hery dalam petisinya.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY