Kolase Rayapos

@Rayapos | London – Insiden memalukan sempat terjadi dipinggir lapangan pada akhir pertandingan ketika Chelsea menghadapi Manchester United. Saat itu, Mourinho terlibat percekcokan dengan salah satu asisten pelatih Sarri.

Sebagai pelatih kepala, Maurizio Sarri meminta para penggemar The Blues untuk memberikan respek yang lebih tinggi kepada Jose Mourinho, yang notabene pernah melatih di Stanford Bridge. Ia menyebut Mourinho termasuk bagian penting dari sejarah Chelsea.

Mourinho, kata Sarri, sudah pernah membawa Chelsea meraih tiga gelar juara Premier League pada dua masanya melatih Chelsea. Catatan inilah yang menurut dia tidak boleh dilupakan. Ia percaya Mourinho harus lebih dihargai.

“Ya, Mourinho sudah menjadi juara di sini (Chelsea) dan saya pikir kami harus menghargai dia dan menghargai siapa pun yang sudah meraih trofi untuk klub,” ungkap Sarri, sebagaimana dilansir laman Sky Sports, Senin (22/10/2018).

Baca Juga:

Messi Cedera, Pique: Itu Tak Pengaruhi Barcelona

Real Madrid Capai Kesepakatan dengan Antonio Conte

Inter Milan Menangi Derby Della Madonnina 1-0

Tak hanya itu, Sarri juga mengakui pihaknya bersalah dalam insiden di bangku cadangan setelah pertandingan itu. Ia pun berjanji akan meminta maaf pada Mourinho dan meluruskan masalah tersebut.

“Setelah pertandingan saya berbicara dengan Jose dan langsung paham kami salah. Saya langsung berbicara dengan anggota staf saya dan saya mengatakan kepadanya untuk berbicara dengan Mourinho dan meminta maaf,” tuturnya

“Kami membuat kesalahan, kami salah dalam situasi ini. Saya ingin berbicara dengannya lagi tetapi saya langsung menangani situasinya. Saya ingin berbicara dengannya lagi karena ingin memastikan dia bisa memahami kalau ini adalah kesalahan besar.”