Megahnya Merah Putih berkibar di Tebing Breksi

Tebing Breksi sambut HUT RI ke 72 (Foto: Isnstagram/explorejogja)

@Rayapos.com | Sleman : Sejak dibuka untuk umum tahun 2015 lalu, obyek wisata Tebing Breksi  semakin ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan  jumlah pengunjungnya terus meningkat dari hari ke hari.

Salah satu yang menarik  bagi pengunjung masa kini adalah  sudut-sudutnya  yang  Instagramable.

Memang,  Tebing Breksi  mulai terkenal saat banyak tersebar foto yang menggambarkan keindahannya di Instagram. Sangat bagus  untuk dijadikan sebagai  lokasi berfoto.

Tebing yang kini  menjadi  favorit kawula muda ini terletak  di area yang sama dengan Candi Ijo dan Candi Ratu Boko yang terletak di wilayah Sleman.

“Dramatis bangetlah kalau foto-foto di situ,” begitu komentar banyak pengunjung.

Konon, tebing ini dulunya merupakan endapan abu vulkanik dari Gunung Api Purba Nglanggeran. Di areal penambangan batu kapur yang luas itu, masih tersisa tebing kapur yang menjulang tinggi.

Melihatnya sebagai situs bersejarah yang unik, warga pun secara sukarela mengelolanya menjadi kawasan wisata. Tebing tersebut kemudian disulap menjadi destinasi liburan, tanpa mengubah kondisi geologis dan bentuk aslinya.

Di beberapa sisi, bongkahan tebing dipahat bergambar wayang oleh seniman lokal.

Seperti  obyek-obyek wisata lainnya, Tebing Breksi juga  kerap digunakan sebagai  lokasi  berbagai kegiatan umum. Salah satunya adalah saat bangsa Indonesia  bersama-sama memperingati hari ulang tahun Kemerdekaan RI yang ke 72.

Tebing Breksi sambut HUT RI kr 72 (Foto:Isntagram/viewjogja)
Tebing Breksi sambut HUT RI kr 72 (Foto:Isntagram/viewjogja)

Tebing Breksi  pun bersolek dengan  bendera  Merah Putih yang berkibar megah di ketinggian Tebing Breksi.

Sejumlah pegiat media sosial pun mengunggahnya di akun mereka seperti yang dilakukan  oleh akun Instragram  @viewjogja dan @explorejogja. Hmmmm… megah bukan?

Nah, sebagai informasi, untuk bisa sampai ke  lokasi,  pengunjung bisa mulai dari  simpang tiga Candi Prambanan atau Pasar Prambanan.  Anda dapat bergerak menuju arah selatan Jalan raya Prambanan-Piyungan, Bantul. Sekitar 2,5 km kemudian, Anda dapat berbelok kiri mengikuti arah penunjuk jalan yang telah dibuat Pemerintah Kabupaten Sleman.

Harga masuk kawasan wisata ini pun cukup terjangkau. Anda hanya perlu membayar tiket parkir sepeda motor dua ribu Rupiah dan sumbangan sukarela, baik rombongan atau perseorangan.

Comments

comments