Memory Internal Gadget Penuh? Ini Akibatnya…

@Rayapos | Jakarta – Memiliki gadget Android dengan fasilitas memori internal yang kecil membutuhkan sedikit kesabaran tersendiri. Pasalnya, memori internal kecil sudah pasti akan cepat penuh jika Anda men-download cukup banyak aplikasi. Padahal ketersediaan memori itu sangat penting di gadget, agar dapat menyimpan file yang lebih banyak.

Saat memori internal penuh, akan muncul notifikasi memori penuh. Jika demikian, dapat dipastikan anda tidak akan bisa lagi melakukan update aplikasi karena memori penyimpanan tak lagi cukup.

Selain itu banyak lagi hal lain yang membahayakan ponsel jika memori internal dibiarkan terus menerus habis.

Baca juga: 

Berikut ini beberapa hal yang perlu diwaspadai jika memori ponsel penuh dan sudah mendapat notifikasi yang muncul di atasnya.

1. Aplikasi Macet

Jika memori penuh, biasanya beberapa aplikasi tidak bisa berkerja dengan normal dan mengakibatkan kemacetan dan hang, karena di setiap aplikasi yang berjalan memerlukan file temporary dan cache maka ketika memori sudah habis dan tidak ada tempat untuk eksekusi file yang diperlukan.

2. Ponsel menjadi lemot

Low memory mengakibatkan kinerja ponsel lambat. Jika demikian, diperlukan meng-index file secara berkala oleh sistem. Proses pengindexan membutuhkan kinerja prosesor serta RAM yang besar dan berdampak pada melambatnya sistem.

3. Handphone menjadi panas

Hal ini disebabkan karena setiap aplikasi yang Anda buka dan mainkan akan menciptakan file temporary dan juga cache data yang secara terus menerus tercatat di memori internal.

Dengan sesaknya ruang penyimpanan tentunya proses baca tulis akan sedikit terhambat dan diambil alih oleh prosesor beserta RAM sehingga berakibat panas pada kinerja hardware yang terus meningkat.

4. Ponsel Reboot sendiri

Hal ini diakibatkan karena ponsel tak kuasa menahan beban kerja yang terlampau berat karena memori internal yang sesak. Dalam hal ini sangat berbahaya dan bisa berakibat pada gejala berikutnya jika ponsel terlalu lama mangalami memori penuh.

5. Bootlop

Inilah hal terakhir yang terjadi, jika memori terus menerus sesak dan penuh, maka akan merusak beberapa aplikasi karena gagal membaca Index, hal ini pertama diketahui dari pesan yang muncul. “Sayangnya Telah berhenti” jika hal ini muncul, siap-siap ponsel kamu akan Bootlop, dan parahnya lagi jika gagal Instalasi ulang pasca Bootlop, bisa jadi eMMC ponsel telah rusak hingga harus service hardware yang lumayan mahal.

BAGIKAN