Mencermati Bahaya Kanker Usus Yang Berakibat Fatal Pada Manusia

@Rayapos | Jakarta: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kurang lebih 650.000 kematian yang terjadi setiap tahunya diakibatkan karena kanker usus besar.

Ditengarai ada kanker usus yang mematikan, seperti apakah itu?

Dalam studi yang dipresentasikan di American Society of Clinical Oncology bahwa kanker akan lebih mematikan jika terjadi di bagian usus besar sebelah kanan. Data yang didapat dari 1.000 pasien penderita kanker usus menunjukan bahwa kanker yang terjadi di sebelah kanan hanya mampu bertahan sampai 14 bulan.

Sementara pasien yang mengidap kanker usus yang berkembang di sebelah kiri dikatakan mampu bertahan sampai 33 bulan dengan adanya kemoterapi.

“Ini merupakan sesuatu yang mengejutkan bahwa kanker di sebelah kanan ternyata lebih buruk ketimbang kalau ada di sebelah kiri, terlepas dari penanganan apa yang telah dilakukan,” ujar Dr Richard Goldberg, salah seorang peneliti yang berasal dari Ohio State University seperti dilansir dari laman BBC.

Peneliti juga menemukan fakta sehubungan dengan respons tumor terhadap obat yang diberikan. Dijelaskan bahwa Cetuximab akan lebih bermanfaat untuk tumor yang ada di sebelah kiri dan Bevacizumab lebih bermanfaat untuk tumor yang berada di sisi kanan.

Dengan adanya temuan seperti ini, maka dokter dapat memberikan penanganan yang berbeda terhadap pasien tergantung letak tumor yang ada.

Yang menjadi pertanyaan yaitu mengapa kanker usus di kanan dan kiri bisa berbeda? Ternyata hal ini terkait dengan apa yang terjadi ketika seseorang itu berada dalam janin.

Pada tahapan embrio sebagai perkembangan manusia, usus besar bagian kiri dibangun dari belakang usus, sementara yang kanan dari pertengahan usus. Asal-usul yang berbeda itulah yang pada akhirnya memengaruhi risiko kanker 60 tahun kemudian. [Prilly Sumual]

BAGIKAN

LEAVE A REPLY