Mengenal Bahaya Penyakit Lupus Bagi Tubuh Manusia

@Rayapos | Jakarta: Penyakit lupus saat ini kurang menjadi perhatian baik di kalangan masyarakat maupun kalangan tenaga medis.

Tahukan Anda, penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa adanya gejala yang signifikan.

“Memang tidak mudah untuk mendeteksi penyakit lupus. Kalau gejalanya signifikan seperti kulit kemerahan atau bengkak-bengkak kerena ginjal bocor tapi akan sulit dideteksi bila gejalanya seperti demam tidak sembuh-sembuh padahal sudah diberi antibiotik,” kata dr Bambang Setyohadi, SpPD-KR saat ditemui dalam seminar awam dalam rangka memperingati ‘World Lupus Day’ di RS Dr Cipto Mangunkusumo di Jakarta Pusat, Kamis(19/5)

Selain itu, lupus juga tidak memiliki gejala yang khas, seperti tubuh terasa lelah, nyeri sendi dipagi hari, rambut rontok atau sariawan yang tidak sembuh-sembuh

“Maka dari itu, dokter harus menganalisis kondisi pasiennya dan mengevaluasi apa ini termasuk penyakit lupus atau bukan. Selain itu juga, dokter juga harus memperhatikan juga kondisi tersebut disebabkan penyakit lain atau bukan,” kata dr Sumariyono, SpPD-KR saat ditemui dalam acara yang sama.

Lupus Eritematosus Sistemik (SLE) atau dikenal lupus merupakan penyakit autoimun yang dapat mengenai banyak organ tubuh. Penyakit ini ditandai adanya produksi antibodi terhadap tubuh sendiri secara berlebih, sehingga menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan tubuh.

Pada kondisi normal, seseorang akan membentuk zat penangkal yang disebut antibodi terhadap segala benda asing yang masuk misalnya kuman. Namun, pada orang dengan lupus (odapus) terbentuk kelebihan antibodi yang menyerang tubuh. [Prilly Sumual]

BAGIKAN

LEAVE A REPLY