Mengerikan, Bom Hidrogen Korut bisa musnahkan seluruh penghuni New York

@Rayapos.com | Pyongyang: Korea Utara baru saja uji coba Bom Hidrogen pada Minggu, yang mengakibatkan terjadi gempa berkekuatan 6,3 SR. Kekuatan bom nuklir ini begitu mengerikan karena disinyalir dapat melenyapkan seluruh penghuni kota New York.

Seperti dilansir laman Al Jazara, Selasa (5/9), seorang pakar nuklir dan profesor studi Korea di Universitas Kookmin di Seoul, Andrei Lankov menyebut bom semacam itu bisa menguapkan seluruh kota di New York, tidak ada yang tetap hidup.

“Jika dengan bom atom Anda bisa membunuh separuh (total orang) Manhattan, itu paling banyak,” ujarnya.

Negara komunis di semenanjung Korea tersebut dalam pernyataan yang disiarkan stasiun televisi negara mengatakan, bom hidrogen siap dipasang di rudal balistik antarbenua (ICBM).

Di masa perang dunia kedua dalam sejarah, telah dikejutkan bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Bom atom kala itu telah menewaskan lebih dari 200 ribu orang, yang berakibat mengerikan bagi penduduk di kedua kota tersebut.

Bom hidrogen yang diklaim Korut sukses dites kemarin diperkirakan berdaya 100 kiloton, 10 kali lebih kuat dari tes serupa pada tahun lalu. Uji coba kemarin juga telah memicu gempa buatan yang menurut Survei Geologi AS (USGS) berkekuatan 6,3 SR.

“Uji bom hidrogen yang diperintahkan oleh pemimpin Kim Jong-un adalah kesuksesan sempurna dan merupakan langkah bermakna dalam menyelesaikan program senjata nuklir negara,” ungkap pemerintah Korut dalam sebuah pernyataan.

Bom hidrogen, yang juga disebut bom termonuklir, menggunakan fusi atau inti atom yang datang bersamaan sehingga menghasilkan energi peledak. Sedangkan bom atom mengandalkan fisi, atau pemisahan atom, sama seperti pembangkit tenaga nuklir.

Teknologi bom hidrogen lebih canggih, dan ketika sekali tercapai akan menjadi ancaman yang lebih besar. Bom ini juga dapat dibuat cukup kecil agar sesuai sebagai hulu ledak rudal balistik antarbenua atau ICBM.

Tak hanya dampak yang lebih mengerikan dari bom atom, pembuatan bom hidrogen juga jauh lebih mahal. Tapi, menurut Lankov, semahal apa pun teknologi bom berbahaya itu tidak penting bagi rezim Kim Jong-un.

“Bagi Korea Utara untuk memiliki perangkat yang sangat mahal itu sedikit berlebihan, ini sama sekali tidak masuk akal,” ucap Lankov.

“Ini seperti membeli (mobil) Porsche untuk berbelanja di toko terdekat. Ini adalah program yang sangat mahal, yang tidak akan benar-benar memberikan kontribusi besar terhadap keamanan mereka, tapi pemerintah terkadang melakukan hal-hal gila,” kritiknya.

Di dunia sendiri, bom hidrogen adalah standar global untuk lima negara dengan kemampuan nuklir terbesar seperti Amerika Serikat, Rusia, Prancis, Inggris dan Cina.

Editor: Hadie Ismanto

Comments

comments