Kampung Topeng Malangan (Foto : Radar Malang)

@Rayapos | Malang –   Mumpung masih libur, bagi traveler yang berkunjung ke Malang Jawa Timur, jangan lupa mampir ke Kampung Topeng.

Kampung Topeng merupakan obyek wisata baru di kota Malang. Desa 1000 Topeng itu baru diresmikan tanggal 14 Februari 2017 lalu oleh Walikota Malang Abah Anton.

Sebelum disulap menjadi Kampung Wisata Topeng Malangan  dengan suguhan utama topeng, Kampung Desaku Menanti di Dusun Baran, Kecamatan Kedung Kandang itu sebelumnya merupakan  tempat penampungan gelandangan dan pengemis.

Baca juga : Kampung Topeng akan Menjadi Model Dunia

Menurut  Kepala Dinas Sosial Kota Malang, Sri Wahyuningtyas, Kampung Wisata Topeng Malangan itu dibentuk sebagai upaya untuk mengubah pola pikir 38 kepala keluarga yang menghuni kampung tersebut.

Baca juga : Bukit Pasir Busung ini Sangat Instagramable

Caranya, dengan memajang 100 topeng di sekitar kampong dengan dua topeng master berukuran sangat besar.  Keberadaan topeng-topeng itu ternyata cukup menarik bagi wisatawan untuk berkunjung dan sekedar berfoto.

Kampung TopengMalangan (Foto : Okezone)
Kampung TopengMalangan (Foto : Okezone)

Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke kampung tersebut, warga di Kampung Desaku Menanti bisa memanfaatkannya dengan berjualan, kata Sri Wahyuningtyas.

“Untuk mengubah pola pikir para warga Desaku Menanti. Biar bisa mendongkrak perekonomian mereka,” kata Sri.

Baca juga : Seribu Rumah Gadang nan Eksotis

Topeng Malangan dipilih menjadi ikon wisata di kampung tersebut karena Malang terkenal dengan kerajinan Topeng Malangan.

“Semua orang tahu, kalau orang ke Malang pasti Topeng Malangan,” katanya.

Selain bisa berfotoria dengan latar belakang topeng-topeng Malangan, di desa ini anda juga bisa melihat proses pembuatan  topeng Malangan, mulai dari bahan dasar samapi terbentuk menjadi sebuah topeng.

Topeng hasil produksi penduduk Desa Kumenanti (Foto : Malang Today)
Topeng hasil produksi penduduk Desa Kumenanti (Foto : Malang Today)

Jika tertarik, anda juga bisa membelinya untuk oleh-oleh atau dipajang di rumah sebagai hiasan.

Comments

comments