Menristekdikti: Kartini masa kini pasangan membangun Negeri

rayapos.com - Menristekdikti - Menristek Dikti - Kartini masa kini - unit produksi enzim
Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi M. Nasir (Foto: Istimewa)

@Rayapos.com | Jakarta: Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menegaskan Kartini masa kini adalah pasangan bagi kaum pria untuk membangun Negeri.

“Kartini jaman sekarang itu Kartini yang hebat-hebat, maka tidak ada lagi istilah rendah diri. Kartini jaman sekarang jelas bukan ‘konco wingking’, tapi ‘partner’ membangun Negeri,” kata Nasir usai meresmikan dan menjajal Wahana Petualangan Sains baru milik Pusat Peraga Iptek di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Jumat, 21/4/2017.

Jelas sekali perjuangan Ibu Kartini berhasil dan ternyata mampu menempatkan wanita Indonesia sekarang ini dan tentunya di masa depan sejajar dengan pria, lanjutnya.

Pengalaman dirinya sewaktu di perguruan tinggi sebagai rektor maupun dekan, anak-anak yang berprestasi atau wisudawan terbaik kebanyakan anak perempuan. “Artinya apa, mereka mempunyai peran sangat tinggi sekali,” ujar Nasir.

“Presiden perempuan sudah ada, Menteri sudah ada, bahkan ada tujuh di kabinet sekarang. Artinya Negara sudah betul-betul memberikan kesempatan yang sama,” ujar dia.

Karenanya, ia mengatakan dukungan pemerintah bagi mereka yang berprestasi jelas tidak memandang gender, semua sama diberikan kesempatan untuk bersama-sama membangun Negeri.

Raden Adjeng Kartini merupakan tokoh perempuan nasional Indonesia kelahiran Jepara 1879 yang menjadi inspirasi seluruh perempuan Indonesia untuk berprestasi tidak lagi menjadi “konco wingking” kaum pria. Dirinya dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 2 Mei 1964 melalui Keputusan Presiden.

Pada peringatan Hari Kartini 2017, tidak hanya Presiden Joko Widodo yang memberikan ucapan selamat kepada perempuan Indonesia melalui akun Twitternya, tapi juga Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence yang sedang berada di Jakarta juga mengucapkan selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan Indonesia. [Antara]

Comments

comments