Menteri Susi Pudjiastuti saat menerima ijazah SMA, Jumat (13/7/2018).

@Rayapos | Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti lulus SMA melalui Kejar Paket C, Jumat (13/7/2018). Ternyata Budayawan Sudjiwo Tedjo tidak setuju kelulusan itu. Mengapa?

“Karena bangsamu akan terus memberhalakan ijazah,” tulis Sudjiwo di laman Twitter @sudjiwotedjo, diunggah Sabtu (14/7/2018). Padahal, tanpa ijazah Susi sudah terbukti unggul.

Begini isi unggahan Sudjiwo: @sudjiwotedjo: Dgn segala hormat, aku ndak setuju Bu Susi dibikin lulus SMA baik oleh dirinya sendiri maupun oleh pihak2 lain.

Langkah ini akan membuat bangsamu terus tak henti2 memberhalakan dunia sekolah/perguruan tinggi. Pdhl tanpa ijazah2 itu Bu Susi ud terbukti.

Postingan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari netter dengan akun @rulsyahrul_ yang mengungkapkan, syarat ijazah SMA harus dipenuhi oleh calon presiden dan wakil presiden. Maksudnya, ada kemungkinan Susi jadi Presiden RI atau wakilnya, kelak.

@rulsyahrul_: Karna syarat utk jadi capres/cawapres minimal harus SMA atau sederajat.

Menanggapi hal tersebut, Sudjiwo menyatakan, jika demikian, ya… syarat pencapresan yang harus diubah.

@sudjiwotedjo: Kalau begitu ya syarat Capres/Cawapres-nya yg harus diubah. Masa’ pendidikan formal dijadikan syarat jadi pemimpin?

Kalau mau jadi staf ahli pemimpin, okelah perlu sekolah formal.

Baca Juga:

Susi mendapatkan ijazah itu dari PKBM Bina Pandu Mandiri, Ciamis, Jumat (13/7/2018). Sebelum mendapatkan ijazah tersebut, Menteri Susi mengikuti ujian pada 11-13 Mei 2018.

Susi mengaku senang mendapatkan ijazah tersebut. Dia juga menjadi lulusan terbaik dari 569 peserta yang mengikuti tes Kejar Paket C.

“Karatan saja masih yang terbaik, hahaha…,” kata Susi, yang anggota Kabinet Kerja sejak 2014.

Meskipun tidak memiliki pendidikan formal, Presiden Joko Widodo memercayakan jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan kepadanya. Luar biasa.

Wanita yang lahir pada 15 Januari 1965 di Pangandaran, Jawa Barat itu sempat mengenyam pendidikan hingga tingkat SMP. Sudah lulus.

Kemudian, Menteri Susi melanjutkan pendidikannya ke SMA Negeri 1 Yogyakarta, namun berhenti di kelas 2. Setelah itu tak pernah sekolah lagi, karena bandel.

Tapi, gebrakan-gebrakannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan diapresiasi oleh banyak pihak. Tak hanya dari dalam negeri, namun juga dari mancanegara.

Menteri Susi sering memberikan kuliah dan ceramah di berbagai lembaga internasional seperti halnya di PBB. Dia juga pernah memberikan kuliah umum di Harvard University, AS. Kampus top dunia.

Pada 10 November 2017, Menteri Susi mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya. Tapi ijazah formalnya, ya itu… SMA. (*)

BAGIKAN