Wisatawan beraktivitas di Pura Besakih yaitu Pura yang berada di kaki Gunung Agung, Karangasem, Bali, Selasa (,19/-9/17 (Foto : ANTARA/Nyoman Budhiana)

@Rayapos | Jakarta – Meningkatnya aktivitas Gunung Agung ternyata tak menyurutkan langkah para wisatawan untuk berkunjung ke Bali. Pada masa liburan panjang jelang akhir tahun, kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik justru meningkat.

Seperti diungkapkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Minggu (24/13/2017), mengatakan, Bali aman dan normal untuk dikunjungi, meskipun sampai hari ini PVMBG masih menetapkan Gunung Agung status Awas (level 4). Status Awas ini hanya berlaku pada radius 8-10 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung. Di luar area itu aktivitas dapat berjalan normal dan masih tetap aman.

“Jangan takut untuk berkunjung ke Bali. Saat ini jumlah wisatawan baik, domestik dan mancanegara terus meningkat. Ikuti semua perkembangan terkini Gunung Agung dari Magma PVMBG,” terang Sutopo.

Baca juga : Gunung Agung Kembali Erupsi, Bali Tetap Aman

Dia menambahkan, pemerintah sangat peduli dalam penanganan erupsi Gunung Agung, termasuk terhadap pariwisata Bali. Apalagi pemerintah daerah mencabut status tanggap darurat penanganan erupsi Gunung Agung dalam rangka kepentingan yang lebih besar.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gunung Agung kembali erupsi pada Minggu (24/12/2017) pukul 10.05 WITA. Erupsi disertai dengan asap kelabu tebal dengan tinggi kolom abu vulkanik sekitar 2.500 meter di atas puncak kawah mengarah ke Timur Laut. Erupsi hanya sesaat sekitar 10 menit.

Gunung Agung di Bali meletus lagi, Minggu, 24/12/2017 (Foto : BNPB)
Gunung Agung di Bali meletus lagi, Minggu, 24/12/2017 (Foto : BNPB)

Begitu juga dengan hari Sabtu (23/12/2017) kemarin, Gunung Agung juga erupsi dengan asap kelabu tebal setinggi sekitar 2.500 meter condong ke timur laut. Hujan abu disertai pasir tipis terjadi di sekitar lereng Gunung Agung, seperti di Tulamben, Kubu.

Comments

comments