Ilustrasi barang bukti ganja | Foto: Dok Rayapos

@Rayapos | Banda Aceh – Tiga orang ditangkap jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh, karena terbukti memiliki ratusan kilogram ganja. Barang haram tersebut rencananya akan dikirim ke Jakarta.

Ketiga tersangka tersebut diantaranya MF (36) seorang mekanik warga Gampong Lamsepeung, J (50) warga Gampong Grot Meunasah Blang dan F (41) warga Gampong Lam Ara Cut, yang sehari-hari berprofesi sebagai petani.

Adapun barang bukti ganja yang diamankan mencapai 510 kilogram. Ganja kering tersebut dibungkus dalam ratusan bal yang dibaluti dan diberi lakban cokelat serta disusun dalam kotak kayu, kardus, dan koper.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto menjelaskan bahwa polisi menangkap ketiga tersangka beserta barang bukti ratusan kilogram ganja di dua lokasi pada Jumat (30/11/2018), sekitar pukul 13.00 WIB.

“Ratusan kilogram ganja tersebut hendak dikirim ke Jakarta melalui jalur darat. Ketiga tersangka beserta barang bukti ditangkap di dua tempat terpisah di Banda Aceh dan Aceh Besar,” kata Kapolresta, Minggu (2/12/2018).

Baca Juga:

Sadis, Kepala Nenek Ini Pecah Dipukuli Palu Hingga Tewas

Bamukmin: Peserta Reuni 212 yang Meninggal, Mati Syahid

Sengit, AS Roma dan Inter Milan Berbagi Angka 2-2

Penangkapan ini, kata Kombes Pol Trisno Riyanto, berawal dari laporan warga yang ke Polsek Lueng Bata. Informasi itu menyebut ada seseorang yang diduga menyimpan ganja di sebuah rumahnya.

“Dari hasil koordinasi, dibentuk tim gabungan dipimpin Kasatres Narkoba AKP Budi Nasuha Waruwu. Kemudian, tim gabungan menggerebek rumah tersebut. Serta mengamankan tersangka MF,” tuturnya.

Dari hasil penggeledahan rumah di Gampong Panteriek itu, lanjut dia, polisi mengamankan MF dan menemukan 105 bungkusan berisi ganja yang diisolatip. Tersangka beserta barang bukti langsung diamankan Mapolresta Banda Aceh.

Berdasarkan pengakuan tersangka MF, ganja tersebut didapatnya dari tersangka J melalui perantara tersangka F. Mendapat informasi itu, polisi langsung bergerak untuk memburu J dan F. Keduanya pun diringkus secara terpisah di dua lokasi di Aceh Besar.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, polisi mengamankan tujuh peti kayu berisikan 320 bal atau bungkusan berisi ganja yang lakban cokelat. Barang bukti tersebut diamankan dari rumah tersangka J di Indrapuri, Aceh Besar,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Kapolresta Banda Aceh juga menyampaikan bahwa tersangka J dan F mengaku ganja tersebut dibeli dari seseorang bernama Tengku ET beralamat di Gampong Lamteuba, Aceh Besar seharga Rp25 juta.

“Kini, ketiga tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk pengusutan lebih lanjut. Polisi juga menjadikan Tengku ET sebagai DPO,” tukasnya.