FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA

@Rayapos | Jakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur merazia parkir liar di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (5/12/2018). Razia kali ini menjaring mobil pick up milik pedagang kaki lima yang berjejer di depan pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Ini banyak keluhan dan pengaduan pengguna jalan, pedagang buah pakai mobil ini mengambil sebagian jalan raya, ini kita tertibkan dari dishun sudin Jakarta Timur,” ucap seorang petugas Dishub, Djiwanto saat ditemui Rayapos di lokasi, Rabu (5/12/2018).

Baca juga:

Sandiaga Jual Saham Saratoga Sebanyak Ini untuk Dana Kampanye

KPK Usul Anggota DPR Tak Digaji, Begini Tanggapan Fadli Zon

Dari pantauan di lapangan, ada sekitar 5 unit mobil derek milik Dishub yang dikerahkan. Masing-masing mobil derek berhasil mengangkut satu mobil pick up kaki lima.

Berdasarkan pengamatan Rayapos, masih ada sekitar 15 mobil yang berjejer dari arah Rumah Sakit Harapan Bunda menuju pintu masuk Pasar Induk Kramat Jati.

Menurut Djiwanto, penderekan ini sesuai kemampuan yang ada hari ini, yakni 5 mobil derek. Dia mengaku pihaknya bakal kembali lagi atau menambah armada derek jika pedagang terus membandel.

“Ini sementara sesuai kemampuan yang ada hari ini, nanti kita maksimalkan lagi, kita dari sudin Jaktim,” tutupnya.

Rencananya mobil pick up hasil razia Dishub bakal di bawa ke Satwil Lantas Jakarta Timur, tepatnya berada di kawasan Rawa Mangun.

Diinformasikan, aktifitas jual beli pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Raya bogor memang sering membuat kemacetan dan menggangu lalu lintas. Sebab lapak pedangan dikawasan ini banyak yang menggunakan mobil pick up ukuran 3/4.

Bahkan ada juga yang menggelar lapak dagangan dengan gerobak ukuran besar. Akibatnya hampir separuh jalan raya bogor direbut para PKL.

BAGIKAN