Andreas Sembiring alias Nongat membacok Pak Karet dengan parang ini. Foto: Dok Pol

@Rayapos | Medan – Andreas Sembiring (34) alias Nongat menagih piutang Rp 1,8 juta kepada tetangganya, Pak Karet (35). Belum dibayar. Karet dibacok Nongat sampai tengkuknya menganga.

Peristiwa terjadi di Dusun IV, Desa Namoriam, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (3/11/2018) pukul 03.00 dini hari.

Pada saat kejadian, lokasi sepi. Tidak ada saksi. Pertemuan mereka di sebuah bengkel di desa tersebut.

Tapi warga desa tahu, bahwa Pak Karet punya utang terhadap Nongat sebesar Rp 1,8 juta. Diperkirakan, Nongat menagih utangnya di pagi buta itu.

Dan, Karet belum bisa melunasinya. Nongat langsung membacok leher belakang Karet. Satu sebetan parang sepanjang setengah meter. Mengenai tengkuk Karet.

Darah bermuncratan. Karet langsung tumbang. Luka menganga pada tengkuknya. Seketika warga keluar rumah mendengar suara kesakitan.

Karet langsung dilarikan warga ke RSU Adam Malik, Medan. Lukanya cukup parah.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chaniago, melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Suhaily Hasibuan, membenarkan, korban sudah dilarikan ke RSU Adam Malik, Medan.

Peristiwa ini diketahui polisi setelah istri korban, Susi Susanti br Tarigan (32), warga Dusun V, Desa Namoriam, Kecamatan Pancurbatu, mendatangi Mapolsek Pancurbatu, melaporkan itu.

“Awalnya sekitar pukul 06.00 WIB, Sabtu (3/11/2018), istri korban datang ke Mako dan membuat LP terkait pembacokan suaminya. Selanjutnya, kita bergerak ke lokasi kejadian untuk menyelidiki,” kata Suhaily, Minggu (4/11/2018).

Baca Juga:

Polda Metro Pertimbangkan Panggil Prabowo, Soal Wajah Boyolali

Data FDR Lion Sudah Dipapar, Begini Hasilnya…

Jokowi: Orang Tua Saya Asal Boyolali

Dijelaskan, dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (3/11/2018), Pak Karet dan Nongat bertemu di salah satu bengkel di desa tersebut. Nongat menagih piutangnya pada Pak Karet.

Namun, Pak Karet tak bisa membayar lantaran belum punya uang, sehingga Nongat mengamuk dan membacok kepala Pak Karet.

“Korban punya utang pada tersangka sebesar Rp1,8 juta. Lantaran korban belum bisa membayar, tersangka lantas mengamuk dan membacok korban,” ungkap Suhaily.

Selanjutnya, saat polisi Tim Pegasus bergerak menuju tempat kejadian perkara, tak disangka Nongat datang sendiri ke Mapolsek Pancurbatu.

Barang bukti yang disita, sambung Suhaily, berupa sebilah parang sepanjang setengah meter yang digunakan Nongat membacok Pak Karet.

Nongat kini mendekam di balik sel tahanan Mapolsek Pancurbatu. Nongat dijerat dengan Pasal 351 Ayat (2) KUHP tentang penganiayaan mengakibatkan luka berat.

Ancaman pidana lima tahun penjara. (*)

BAGIKAN