Neno Warisman. Capture Youtube

@Rayapos | Penggerak GantiPresiden Neno Warisman ditolak warga Batam. Dia terbang dari Jakarta ke Batam, berniat menghadiri acara gerakan GantiPresiden, Minggu (29/7/2018) pagi ini. Tapi kedatangannya ditolak warga.

Sabtu (28/7/2018) malam Neno tertahan di Bandara Hang Nadim Batam. Hingga tengah malam dia tertahan di Bandara.

Neno tertahan di Bandara lantaran dihadang oleh massa yang melakukan demo di luar bandara. Mereka menolak kehadiran Neno.

Dalam video yang beredar di media sosial, massa terlihat memenuhi bandara.

Berikut ini videonya:

Neno di Batam rencananya untuk menghadiri gerakan #2019gantipresiden yang akan diselenggarakan di lapangan Masjid Raya Kota Batam, Minggu (29/7/2018) pagi.

Kemudian video pernyataan Neno dari bandara beredar. Salah satunya diunggah oleh akun @thenBagoess di diunggah pukul 20.54 WIB.

Neno sempat berada di musola Bandara. Lantas, dia diberitahu polisi dari Polda Kepulauan Riau jika kondisi tidak aman lantaran ada demo di luar bandara.

Neno sedih lantaran ia diteriaki pengkhianat oleh pendemo. Dia merasa tidak bersalah menghadiri acara gerakan GantiPresiden di saat Presiden RI masih menjabat secara konstitusional.

Katanya, dia sebagai warga negara berhak menyuarakan pendapat dan ekspresi dijamin oleh undang-undang.

Gerakan relawan 2019gantipresiden yang dikampanyekannya pun ia anggap tak melanggar hukum. “Gak melanggar apa-apa, kenapa musti sampai kayak gini sih,” tutup Neno.

Baca Juga:

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Herdi Sibolga

Empat Pembunuh Herdi Sibolga Ditangkap, Polisi: Otak Pelaku Masih Kita Kejar

Huawei Siap Luncurkan Ponsel yang Bisa Lipat

Apa yang menimpa Neno juga dikabarkan oleh sejumlah pihak. Diantaranya Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Fadli mengatakan jika Neno masih belum bisa keluar dari Bandara sejak pukul 17.00 WIB, Sabtu (29/7/2018).

“Mb Neno Warisman,Alang dkk sjk jam 17 tak bisa keluar dr bandara Kepri, katanya demo yg nolak #2019GantiPresiden,” tulisnya. (*)