@Rayapos | Seattle – Sebuah jantung manusia dimuat kargo Southwest Airlines, rute California – Seattle – Dallas, AS. Mestinya diturunkan di Seattle, tapi terbawa ke Dallas.

Belum sampai Dallas, masih di udara, pesawat diminta balik ke Seattle. Pilot mengumumkan hal ini ke penumpang.

Ternyata semua penumpang tidak protes. Mereka ikhlas, pesawat balik kanan. Kembali ke bandara Seattle. Walaupun perjalanan Seattle ke Dallas sudah separo.

Malah penumpang gelisah, apakah jantung itu masih bisa digunakan (untuk transplantasi) bagi manusia? Mengingat waktu kadaluarsa.

Dilansir dari Surat Kabar Seattle Times, pihak Southwest Airlines mengatakan, organ itu awalnya diangkut dalam penerbangan dari California ke Seattle untuk diproses di sebuah rumah sakit.

Jantung itu sedikit bermasalah. Harus dipulihkan katupnya agar bisa digunakan dalam operasi cangkok jantung.

Tapi organ itu ternyata tidak sempat diturunkan di bandara Seattle. Pesawat keburu melanjutkan penerbangan ke Dallas.

Celakanya, rumah sakit baru menyadari hal itu setelah pesawat hampir mencapai setengah perjalanan ke Dallas.

Baca Juga:

Terduga Teroris Dibekuk di Yogya, Akan Kacaukan Natal dan Tahun Baru

Mobil Tamu Ketua Umum FBR Diderek Dishub, Begini Penjelasannya

Insiden itu terjadi pada hari Minggu (9/12/2018). Namun baru terungkap dalam laporan media pada Kamis (13/12/2018).

Para penumpang tentu terkejut, ketika kapten memberi tahu mereka tentang kargo itu dan mengapa penerbangan kembali.

Sebagian segera menggunakan ponsel pintar mereka untuk mencari tahu berapa lama jantung dapat disimpan sebelum tidak lagi layak untuk operasi transplantasi – yang biasanya antara empat hingga enam jam, menurut para ahli.

Pesawat itu dilaporkan berada di udara selama sekitar tiga jam.

Seorang dokter yang berada di antara penumpang tetapi tidak ada sangkut pautnya dengan pengiriman organ itu, mengatakan kepada surat kabar Seattle Times bahwa insiden itu adalah:

“Kisah mengerikan tentang kelalaian luar biasa”.

Jantung itu belum masuk daftar untuk diberikan pada pasien tertentu.

Setelah pesawat kembali ke Seattle, jantung itu langsung diturunkan. Kemudian dilarikan ke pusat penanganan donor untuk penyimpanan jaringan.

Disebutkan, jantung itu tiba dalam rentang waktu yang diperlukan. Waktunya pas. Sehingga masih akan bisa digunakan, tulis surat kabar itu. (*)