Prabowo dan Jokowi

@Rayapos | Jakarta – PDIP mengklaim wilayah Jawa Barat yang pada Pilpres 2014 jadi lumbung suara Prabowo Subianto kini sudah dikuasai Joko Widodo. Pada pertengahan 2018, elektabilitas Jokowi masih kalah oleh Prabowo di Jabar.

Hal tersebut terlihat dari survei SMRC yang dirilis pada Juli 2018. Survei dilakukan saat exit poll di 6 provinsi saat Pilkada Serentak 2018 lalu berlangsung.

Untuk capres pilihan, survei dilakukan head to head antara Jokowi dan Prabowo Subianto dengan metode stratified two stage random sampling. 1.580 Orang menjadi responden.

Baca juga:

VIDEO: Ditilang Polisi, Anak Muda Ini Banting Motornya Sendiri

Amien Rais: Jokowi Maunya Apa Sih?

Hasil survei exit poll soal pilihan capres di Jabar versi SMRC pada pertengahan tahun 2018 adalah sebagai berikut:

Jawa Barat

Joko Widodo 40,3%
Prabowo Subianto 51,2%
Tak menjawab 8,5%

Kemudian, Indopolling Network juga merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres di Jabar pada akhir tahun 2018. Survei dilakukan pada 9-15 Oktober 2018 dengan mengajukan pertanyaan spontan atau top of mind ke responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling terhadap 1.200 responden. Tingkat kepercayaan survei 95% dan margin of error sebesar kurang-lebih 2,8%.

Dari survei ini, Jokowi-Ma’ruf Amin lebih unggul dari Prabowo-Sandiaga Uno. Hasilnya adalah sebagai berikut:

Jokowi-Ma’ruf Amin: 27%
Prabowo-Sandiaga: 21,4%
Rahasia: 22,4%

LSI Denny JA juga melakukan survei elektabilitas parpol koalisi dua pasangan calon di Jabar. Survei digelar pada 4-14 Oktober 2018. Survei setiap provinsi menggunakan 600 responden. Margin of error setiap provinsi sebesar 4,1 %. Total responden yang diambil dari 10 provinsi tersebut adalah 6.000 responden. Survei juga dilengkapi penelitian kualitatif, dengan metode analisis media, diskusi kelompok terarah, dan wawancara mendalam.

Berdasarkan koalisi, Jokowi-Ma’ruf lebih unggul di Jabar dibanding Prabowo-Sandiaga. Hasilnya adalah:

Parpol koalisi Jokowi-Ma’ruf: 40,9%
Parpol koalisi Prabowo-Sandi: 10,3%

BAGIKAN