Penonton film A Man Called Ahok menangis.

@Rayapos | Jakarta – Film ‘A Man Called Ahok’ tayang di bioskop sejak Kamis 8 November lalu. Di media sosial, film ini dihebohkan.

Sejumlah netizen dari berbagai daerah curhat soal kesulitan mendapatkan tiket bioskopnya.

“Di Medan penuh, tinggal satu baris di depan,” tulis salah satu netizen di akun Instagram ‘A Man Called Ahok’, Sabtu (10/11/2018).

“Uda kmrn..bli pagi full smua..akhirnya dpt di senayan city..jauh bgt tp dibela2in..hehehe,” tulis netizen yang menonton ‘A Man Called Ahok’ di Jakarta.

Banyak netizen yang sudah menonton filmnya pun memberikan testimoni di media sosial. Kebanyakan mengaku terharu dan menangis saat menonton film garapan sutradara Putrama Tuta itu.

“Udah nonton… Byk meweknya… sedih lihat perjalanan hidup bpk @basukibtp,” tulis salah satu netizen.

“Bener2 keluarga jujur dan penolong. Salutttt…. Td Kota Medan Full yg nonton. Semoga byk ahok2 lain yg berani melawan pemerintahan yg kotor,” lanjutnya.

“Proud Ankku aja cowo umur 7thn smpek netesin air mata pas awal nonton ktx filmx bagus skli,” komentar netizen lain.

“Nangis bombay gue,” timpal netizen lain sambil membubuhkan emoji menangis.

Film ‘A Man Called Ahok’ mulai diputar di bioskop pada 8 November 2018. Hingga kini belum ada keterangan resmi tentang jumlah penonton yang sudah didapat.

Baca Juga:

Ini Hadiah-Hadiah yang Didapat Maia Estianty Usai Menikah dengan Irwan Mussry

Beredar Video, Prabowo Belepetan Hafal Pancasila

Korban Surabaya Membara Bergelimpangan Kayak Ikan Pindang

Muncul Hoaks Juga

Ahok memang disasar banyak orang. Bukan saja ketika dia menjabat Gubernur DKI Jakarta, soal film tentang dia pun muncul hoaks.

Beberapa waktu lalu, viral di media sosial propaganda film ‘A Man Called Ahok’. Disebut, dalam tiga hari ditargetkan harus mencapai satu juta penonton. Kalau tidak, maka tidak diputar lagi.

Ahok, melalui timnya, buka suara.

Melalui Instagram, Ahok mengajak masyarakat untuk menonton film tersebut. Dia juga menjelaskan tidak benar, bahwa film itu hanya ditayangkan selama tiga hari saja.

“Sudah pada nonton film A Man Called Ahok ? Yang belum, ajak keluarga, tetangga dan teman2 lainnya. Tidak benar film di bioskop hanya 3 hari,” tulis basukibtp, dilihat detikHOT, Sabtu (10/11/2018).

Sebelumnya, di postingan yang viral beredar, tertulis ‘Waspada Tiket Gratis Nonton Film Propaganda Ahok’. Disebut, bahwa dalam tiga hari ditargetkan penonton film itu harus mencapai satu juta penonton.

Bunyi postingan hoaks itu begini:

“Hari Kamis 8 November 2018 film propaganda Ahok si penista agama Islam berjudul ‘A Man Called Ahok’ mulai diputar di layar bioskop 21. Dalam 3 hari mereka ditargetkan harus mencapai 1 juta penonton. Jika tidak, harus turun filmnya,” tulis postingan itu.

Sutradara ‘A Man Called Ahok’, Putra Matuta memberi klarifikasi. Dia menjelaskan postingan itu adalah berita bohong alias hoax.

“Saya selaku sutradara dari film A Man Called Ahok dengan ini memberikan klarifikasi bahwa berita yang beredar mengenai film kami akan diturunkan dari layar lebar apabila tidak mencapai satu juta penonton dalam waktu 3 hari setelah tayang adalah berita bohong dan tidak benar,” tulis Putra di Instagram Story. (*)

Simak teaser A Man Called Ahok di sini:

BAGIKAN