rayapos.com - Soeharto
Setya Novanto dan mantan Presiden Soeharto.

@Rayapos.com | Sekitar 14 tahun Novanto berbisnis, dan sukses. Dia membangun Nagoya Plaza Hotel di Batam. Dari sana dia berkenalan dengan pengusaha besar Sudwikatmono yang masih kerabat Cendana (mantan Presiden Soeharto).

Sudwikatmono adalah sepupu mantan Presiden Soeharto. Perkenalan Novanto dengan Sudwikatmono bermula dari dia membangun hotel tersebut. Sedangkan, Sudwikatmono bermitra dengan Liem Sioe Liong dan Ciputra, mengembangkan kawasan wisata Pantai Nongsa, Batam.

Novanto kemudian merapat ke Sudwikatmono. Sebagai salesman handal, Novanto jago lobbying. Dia juga pekerja gigih, pantang menyerah.

Seorang kerabat Soeharto (tidak bersedia disebut namanya) menuturkan, Novanto telaten (ulet). Dikisahkan, berhari-hari Novanto mencegat Sudwikatmono di lapangan parkir, dari pukul 06.00 hingga pukul 22.00.

Memang, Novanto bertemu Sudwikatmono, tapi Sudwikatmono menghindar. Terjadi berkali-kali, Novanto selalu gagal mendekati Sudwikatmono.

Karena bertubi-tubi dilobby, akhirnya Sudwikatmono luluh juga. Novanto diterima.

Novanto mendekati Sudwikatmono bukan minta-minta, juga tidak minta pekerjaan, melainkan mengajak bermitra. Sebab, Novanto juga punya duit banyak. Novanto memilih mitra yang ‘strategis’.

Akhirnya, Novanto diterima Sudwikatmono. Mereka pun bekerjasama bisnis. Membangun padang golf bertaraf internasional, Talvas Resort Island Batam.

Padang golf itu menempati lahan 400 hektar di Batam. Investasinya USD 100 juta (setara Rp 1,3 triliun). Modalnya, sebagian Sudwikatmono dan Novanto.

Tapi, modal terbesar dari pinjaman konsorsium bank asing. Bank percaya, sebab ada Sudwikatmono.

Talvas adalah megaproyek bertaraf internasional di Batam. Hingga kini tetap jalan, dan terus meraup laba.

Dari bekerjasama dengan Sudwikatmono di Talvas, Novanto kian akrab dengan Sudwikatmono. Mereka berbinis di property, hotel dan telekomunikasi.

Namun, perkenalan dengan Sudwikatmono itulah dia mulai berkiprah politik. (bersambung ke Dipuji Donald Trump)

Comments

comments