FOTO: RAYAPOS/ANDREW TITO

@Rayapos | Jakarta – Kepala Sekolah SMAN 87 Jakarta Selatan, Patra Patiah mengakui ada oknum gurunya yang diduga mendoktrin siswa untuk membenci Presiden Joko Widodo. Ia juga mengatakan guru itu masih mengajar seperti biasa.

“Guru yang bersangkutan hingga kini masih ngajar seperti biasanya,” ujar Patiah saat ditemui wartawan Rayapos.com di SMAN 87 Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).

Patiah mengatakan oknum guru tersebut juga telah meminta maaf dengan pihak sekolah.

“Guru yang bersangkutan juga telah meminta maaf dengan pihak kita yang disaksikan langsung oleh tiga orang wakil kepala sekolah, guru yang bersangkutan berjanji tidak akan mengulangi kembali kesalahannya,” ujar Patiah.

Baca juga:

Jokowi Beri Rp 200 Juta Bagi Pelapor Kasus Korupsi atau Suap

Gubernur Anies Adakan Becak, Ketua DPRD DKI: No Way…

Ia juga menunjukkan ke wartawan Rayapos, bukti pengaduan salah satu orang tua murid yang viral tersebut.

“Saya prihatin dengan SMA di Jaksel saat ini. Guru agamanya mendoktrin anak anak dengan memfitnah Jokowi. Saya berusaha lapor ke Diknas, tetapi telepon saya tidak diangkat,” tulis pesan singkat orang tua siawa yang ditunjukan Kepala Sekolah SMAN 87, Patra Patriah.

Diduga, oknum guru SMA 87 Jakarta dengan inisial N yang sudah mengajar selama dua tahun tersebut setiap hari Jumat mendoktrin anak anak muridnya untuk tidak pilih Jokowi dan membenci mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

BAGIKAN