@Rayapos | Jakarta – Bisnis financial technology (fintech) tengah marak di masyarakat. Salah satunya kreditcepat.co.id yang menawarkan berbagai kemudahan melalui peer-to-peer (P2P) leading. Mereka membidik konsumen usia produktif.

Melalui P2P lending, pendana bisa berkontribusi tanpa harus memiliki modal yang besar. Untuk peminjamannya adalah solusi financial mikro bagi yang membutuhkan.

“Jadi yang maju tuh yang di mikronya juga bukan hanya di makro, yang investasi berjumlah besar,” ujar Adinda Artemissia selaku CEO kepada wartawan saat ditemui di kawasan Kuningan belum lama ini.

“Jadi yang mikro harus kita gerakkan. P2P lending salah satu bisnis modal yang bisa dimanfaatkan untuk memajukan ekonomi mikro.”

Munculnya P2P lending ini juga dikarenakan kreditcepat.co.id yang telah resmi terdaftar Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tak hanya kepada regulator, asosiasi, dan komunitas, tetapi masyarakat luas bisa merasakan manfaatnya.

Layanan peminjaman dana berbasis online ini menyadari tingginya minat masyarakat usia produktif yang ingin berinvestasi, namun terbentur dengan jumlah dana yang tidak banyak.

“Jadi biar manfaat juga dirasakan bagi mereka yang ingin berinvestasi tapi belum punya modal besar, tapi mereka ingin memberikan dana dan mendapatkan keuntungan dari dana tersebut. Makanya ada P2P landing ini,” tuturnya.

“Tujuan utamanya, untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan. Inklusiya sendiri kondisi masyarakat di usia kerja supaya punya akses ke produk keuangan. Literasi berarti kesanggupan mereka dalam menggunakan produk keuangan tersebut,” imbuhnya.

Setelah berjalan sebulan, respons masyarakat pun dirasakan cukup besar. Terbukti lebih 2.000 peminjam yang sudah berpartisipasi. Nantinya, akan ada sejumlah workshop berskala nasional, pengembangan produk dan layanan, serta sederet program CSR.

“Iya kebanyakan usia produktif, dari usia 22 sampai 35 tahun. CSR masih sama kayak kemarin meningkatkan pemberdayaan manusia, ada macam-macam aktivitasnya. Yang pasti akan terus peningkatan sistem, layanan dan produknya,” pungkasnya.

BAGIKAN